Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Wabup Karanganyar Murka, Banyak Pejabat Absen di Rapat Paripurna LKPJ 2025

Rudi Hartono RS • Senin, 20 April 2026 | 15:41 WIB

 

Kursi yang seharusnya ditempati pejabat Pemkab Karanganyar di rapat paripurna LKPj bupati tahun 2025 pada Senin (20/4/2026), banyak yang kosong. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Kursi yang seharusnya ditempati pejabat Pemkab Karanganyar di rapat paripurna LKPj bupati tahun 2025 pada Senin (20/4/2026), banyak yang kosong. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Rapat paripurna DPRD Karanganyar yang digelar Senin (20/4/2026) untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2025 diwarnai sorotan tajam.

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana memberikan catatan khusus terkait minimnya kehadiran jajaran pejabat dalam forum penting tersebut.

Dalam rapat yang seharusnya menjadi agenda strategis itu, tampak sejumlah kursi kosong dari unsur camat, pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kondisi tersebut langsung disoroti Adhe Eliana dalam arahannya.

Baca Juga: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BPBD Karanganyar Wanti-Wanti Ancaman Krisis Air dan Karhutla di Lereng Gunung Lawu

”Hari ini saya melihat banyak kursi yang kosong, para camat, BUMD, dan juga OPD. Tolong pasukannya, Pak Sekda, dikondisikan,” tegasnya di hadapan peserta rapat.

Menurutnya, ketidakhadiran para pejabat dalam agenda sepenting penyampaian LKPJ tidak dapat dibenarkan.

Ia menilai, rapat paripurna merupakan forum krusial yang seharusnya dihadiri secara penuh oleh seluruh jajaran pemerintahan daerah.

Lebih jauh, Adhe mengingatkan bahwa kinerja pemerintah saat ini berada dalam sorotan publik.

Baca Juga: DPRD Sragen Soroti Aset Mangkrak Pemkab, Usul Eks Rumdin Bupati Jadi Kafe

Ia menyinggung peran media sosial yang menjadi ruang pengawasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah.

”Hari ini kita sedang diawasi oleh seluruh jagat media sosial. Seluruh masyarakat menilai bahwa pelayanan semuanya kurang,” ujarnya.

Adhe menekankan, esensi dari rapat paripurna bukan sekadar formalitas, melainkan momentum untuk memperkuat konsolidasi antar perangkat daerah.

Kehadiran pimpinan OPD dan camat dinilai penting guna memastikan koordinasi berjalan optimal demi peningkatan pelayanan publik.

Ia pun berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dalam agenda pemerintahan selanjutnya. Menurutnya, seluruh jajaran harus mampu menjalankan arahan kepala daerah dengan baik.

Baca Juga: Wajah Baru Bumi Intanpari: Dari Kampus Islam Negeri, Lapas Solo hingga Training Center Atlet Kini Ada di Karanganyar

”Pesan kita jelas, Pak Bupati memerintahkan kita semuanya. Yang pertama adalah pelayanan yang baik, konsolidasi yang baik. Monggo nanti disesuaikan di hari-hari berikutnya,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam rapat paripurna tersebut DPRD juga menyampaikan keputusan terkait rekomendasi hasil pembahasan LKPJ Bupati Karanganyar tahun 2025.

Dalam laporan tersebut, capaian kinerja rata-rata seluruh urusan tercatat mencapai 102,98 persen. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #DPRD Karanganyar #Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana #lkpj #bumd