Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Wabup Karanganyar Tegaskan Klasifikasi MBG untuk Ibu Hamil, Balita, hingga Pelajar Berbeda: Ini Rinciannya

Rudi Hartono RS • Rabu, 29 April 2026 | 15:37 WIB

 

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Elliana saat menggelar rakor evaluasi program MBG, beberapa waktu lalu. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Elliana saat menggelar rakor evaluasi program MBG, beberapa waktu lalu. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Karanganyar Adhe Elliana menegaskan pentingnya pengelompokan menu MBG bagi kelompok B3 agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masing-masing penerima.

Hal tersebut disampaikan dalam upaya meningkatkan kualitas pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

Menurut wakil bupati Karanganyar ini, menu MBG tidak dapat disamaratakan untuk seluruh penerima. Perlu adanya klasifikasi yang jelas antara ibu menyusui, ibu hamil, balita, serta peserta didik.

sBaca Juga: Sabet Juara Umum Jateng, Polres Sragen Andalkan Mbak Dewi

”Setiap kelompok memiliki kebutuhan gizi yang berbeda, sehingga komposisi menu harus disesuaikan agar manfaatnya optimal,” ujarnya, Rabu (29/4/2026) siang.

Ia menjelaskan, ibu hamil membutuhkan asupan yang kaya zat besi, asam folat, dan protein untuk mendukung perkembangan janin.

Sementara itu, ibu menyusui memerlukan tambahan kalori dan nutrisi untuk menjaga kualitas ASI.

Di sisi lain, balita membutuhkan menu yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan, termasuk protein, vitamin, dan mineral dalam porsi yang sesuai usia.

Baca Juga: Pembangunan Koperasi Merah Putih di Karanganyar Capai 139 Titik

Adapun bagi peserta didik, menu MBG diharapkan mampu mendukung konsentrasi dan daya tahan tubuh selama proses belajar.

Oleh karena itu, komposisi makanan harus seimbang antara karbohidrat, protein, lemak, serta dilengkapi sayur dan buah.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Komandan Distrik Militer (Kasdim), pimpinan perangkat daerah, hingga mitra pendukung program.

Adhe menegaskan, pelaksanaan program MBG sejauh ini berjalan baik dan menunjukkan hasil yang positif.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi yang kuat antar-pemangku kepentingan serta langkah mitigasi yang telah dilakukan sebelumnya.

Baca Juga: Hore! Pemkab Karanganyar Bakal Beri Keringanan Pajak Pelaku Wisata dan Hiburan

”Keberhasilan ini tidak terlepas dari koordinasi yang erat antar-pemangku kepentingan serta mitigasi yang telah dilaksanakan sebelumnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga harus mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya petani lokal. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #SPPG #Mbg #Makan Bergizi Gratis #Adhe Eliana