Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Harga Aspal dan Material Naik, Pemkab Karanganyar Hitung Ulang Kebutuhan Anggaran Perbaikan Jalan

Rudi Hartono RS • Kamis, 30 April 2026 | 19:39 WIB

 

Bupati Karanganyar Rober Christanto saat meninjau proyek perbaikan jalan di Jaten. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Bupati Karanganyar Rober Christanto saat meninjau proyek perbaikan jalan di Jaten. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Perbaikan jalan di Kabupaten Karanganyar mendapat suntikan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 47,6 miliar. Sasarannya jalan rusak yang sudah banyak dikeluhkan masyarakat.

​Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Karanganyar Brian Adi Setiawan mengungkapkan, saat ini progres proyek tersebut tengah memasuki tahapan krusial, yakni finalisasi administrasi dan teknis.

Namun, ada sedikit tantangan dalam proses persiapan lelang akibat fluktuasi harga material konstruksi di pasar.

”Secara umum, paket kegiatan baik dari DAK maupun DAU (Dana Alokasi Umum) masih dalam persiapan. Khusus untuk DAK, kami sedang melakukan review penyesuaian dokumen perencanaan,” ujar Brian saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026) siang.

Baca Juga: Usai Penahanan Eks Kepala Dinas, Pegawai Diskuktrans ESDM Karanganyar Diteror

​Langkah review ini diambil bukan tanpa alasan. Brian menjelaskan, terjadi kenaikan harga material alam dan aspal yang cukup signifikan dibandingkan saat penyusunan desain awal.

Jika dipaksakan menggunakan perencanaan lama, dikhawatirkan proyek tersebut tidak akan diminati oleh penyedia jasa (rekanan) karena tidak menutup biaya operasional.

”Kenaikannya lumayan dibanding desain awal. Kami harus berkoordinasi dengan Balai (Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) dan Kementerian terkait persetujuan perubahan desain ini. Prosedurnya memang harus sampai pusat,” imbuhnya.

SRBaca Juga: Kado Pahit May Day: 849 Buruh Pabrik Boneka di Sragen Terdepak, Dulu Masuk Diminta Semi Telanjang

​Meski ada penyesuaian harga, Brian menekankan bahwa pagu anggaran sebesar Rp 47,6 miliar tersebut tetap.

Strategi yang diambil pemerintah adalah melakukan penyesuaian pada volume pekerjaan, seperti panjang atau lebar jalan yang akan dikerjakan, agar kualitas jalan tetap sesuai standar meskipun harga material melonjak.

​Salah satu ruas yang menjadi sorotan dan dipastikan masuk dalam anggaran tahun ini adalah jalur Bendungan-Jengglik di Kecamatan Mojogedang.

Brian menepis kekhawatiran masyarakat mengenai kepastian perbaikan jalan di area tersebut. Menurutnya, ruas tersebut sudah masuk dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).

Baca Juga: Bek Arsenal Ben White Dilabrak Winger Atletico Madrid di Semi Final Liga Champions, Ini Penyebabnya

”Ruas Bendungan-Jengglik masuk dalam paket DAK. Sudah ada di DPA. Kami berusaha semaksimal mungkin agar (lelang) segera dilaksanakan karena aduan masyarakat juga sudah banyak. Kami harap warga bersabar sedikit karena proses administrasi ini penting agar proyek tidak bermasalah di kemudian hari,” tegasnya.

​Selain dana DAK, DPUPR juga tengah mematangkan sejumlah paket pekerjaan yang bersumber dari DAU.

Saat ini, tim teknis sedang melakukan finalisasi harga perkiraan sendiri (HPS) agar sesuai dengan harga pasar terbaru sebelum dilempar ke meja lelang. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #dak #DAU #DPUPR #mojogedang