Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Antisipasi Longsor di SMPN 1 Jenawi, BPBD Karanganyar Pasang EWS

Rudi Hartono RS • Jumat, 1 Mei 2026 | 18:02 WIB
Early warning system (EWS) tanah longsor dipasang di atas SMPN 1 Jenawi, Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Early warning system (EWS) tanah longsor dipasang di atas SMPN 1 Jenawi, Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar terus memperkuat sistem peringatan dini di wilayah rawan bencana.

Paling gres, early warning system (EWS) dipasang di SMPN 1 Jenawi. Bukan tanpa alasan, karena kawasan sekolah tersebut pernah longsor.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar Hendro Prayitno menjelaskan, EWS tersebut bantuan dari BPBD Provinsi Jateng. Nah, Karanganyar menjadi satu dari lima kabupaten yang menerima bantuan.

Baca Juga: Adem Ayam tanpa Aksi Anarkis, May Day di Karanganyar Tekankan Harmoni Pengusaha dan Buruh

Menurut Hendro, alat deteksi dini tersebut difokuskan untuk melindungi area pendidikan yang memiliki riwayat kebencanaan. Akhirnya diputuskan dipasang di SMPN 1 Jenawi.

“Rencananya EWS kami pasang di lokasi bekas longsor 2023 lalu di SMPN 1 Jenawi. Kami sudah survei lokasi, dengan didampingi pihak sekolah,” kata Hendro, Jumat (1/5/2026).

Sebagai pengingat, SMPN 1 Jenawi pernah terdampak longsor pada 2023. EWS dipasang di sekolah tesrebut, demi keselamatan 450 siswa yang saat ini menimba ilmu di sana.

Baca Juga: Dapat Hibah Rp 300 juta dari Pemkab, PMI Sragen Segera Miliki Ambulans Baru

“Tujuannya agar siswa kelas VII sampai kelas IX bisa belajar dengan nyaman. Alat ini berfungsi mendeteksi pergerakan tanah sebelum longsor terjadi. Sehingga ada waktu untuk evakuasi,” bebernya.

Hendro menambahkan, Proses instalasi EWS dijadwalkan pada Selasa (5/5/2026). Tak sendirian, BPBD akan melibatkan tim siaga dari Desa Balong. Termasuk tim siaga internal SMPN 1 Jenawi.

Setelah alat terpasang, BPBD akan menggelar simulasi tanggap bencana. Sebagai upaya untuk memastikan seluruh warga sekolah dan penduduk sekitar memahami prosedur penyelamatan, terutama saat alarm EWS berbunyi.

Baca Juga: Sidak Gudang Beras di Sragen, Ingatkan Antisipasi El Nino Meski Stok Aman

“Semoga dengan adanya alat ini, risiko jatuhnya korban saat longsor bisa ditekan seminimal mungkin. Sebab bencana sudah terdeteksi sejak dini,” ujar Hendro. (rud/fer)

Editor : Adi Pras
#BPBD Karanganyar #karanganyar #smpn 1 jenawi #longsor #early warning system