RADARSOLO.COM – Ajang Kreativitas dan Inovasi (Krenova) 2026 Kabupaten Karanganyar melahirkan puluhan karya inovatif dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum.
Sebanyak 99 inovasi dipamerkan dalam lomba yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Karanganyar.
Penghargaan kepada para pemenang diserahkan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar Kurniadi Maulato di Gedung Bapperida Karanganyar, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Tangkapan Besar! Polres Karanganyar Sita 150 Gram Sabu dan 1.071 Butir Pil Koplo dari Tiga Pengedar
Krenova tahun ini diikuti 99 peserta dari tiga kategori, masing-masing pelajar SMP sederajat sebanyak 40 peserta, SMA sederajat 41 peserta, dan kategori masyarakat 18 peserta.
Berbagai karya yang ditampilkan didominasi inovasi teknologi tepat guna, energi alternatif, hingga pengolahan limbah.
Sekda Kurniadi Maulato menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang dinilai mampu menghadirkan solusi kreatif terhadap persoalan di lingkungan sekitar.
”Mewakili Bupati dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, kami menyampaikan kebanggaan kepada seluruh peserta dan para pemenang Krenova 2026. Inovasi yang dihasilkan diharapkan terus dikembangkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Bapperida Karanganyar Dwi Cahyono mengatakan, krenova menjadi agenda tahunan untuk menumbuhkan budaya inovasi di tengah masyarakat dan kalangan pelajar.
Menurutnya, ajang tersebut tidak sekadar lomba, namun juga ruang pembelajaran agar peserta mampu berpikir kreatif dan menemukan solusi atas berbagai persoalan melalui karya inovatif.
Baca Juga: Capaian Pengumpulan ZIS Baru Rp 2,6 Miliar, Baznas Dorong Kesadaran ASN Klaten
”Antusiasme peserta setiap tahun terus meningkat. Banyak karya yang muncul sangat inspiratif dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut,” katanya.
Dalam proses penilaian, panitia menghadirkan tiga dewan juri dari unsur akademisi dan praktisi. Pada kategori masyarakat, Juara I diraih inovasi “Mesin Anyaman Bambu Multifungsi 2 In 1” karya Eko Handoyo, Sutrisno, dan Ega.
Juara II diraih “Boiler Berbahan Bakar Alternatif” karya Supriyanto, sedangkan Juara III diraih “Silica Sand Stove” karya Hibratul Nagendra Prabowo dan tim.
Baca Juga: Siap-Siap! Disdikbud Karanganyar Bakal Regrouping SD Negeri: Ini Kriterianya
Untuk kategori SMA sederajat, SMK Penda 2 Karanganyar meraih Juara I melalui inovasi “Mucopro Machine (Multipurpose Coconut Processing Machine)”.
Juara II diraih SMA Al Amaenah Karanganyar dengan inovasi “Carnis Volatile Detector (CARNOV)”, sedangkan Juara III diraih SMK Negeri 2 Karanganyar melalui inovasi “Pintar (Pengisi Daya Inovatif Tenaga Arus Surya)”.
Sementara pada kategori SMP sederajat, Juara I diraih SMP Negeri 1 Jatipuro lewat inovasi “New Alu Jamal (Alat Unik Kerja Maksimal)”. Juara II diraih MTs Negeri 1 Karanganyar dengan inovasi “EMRON (Emergency Drone)”.
Sedangkan Juara III diraih SMP Negeri 1 Karanganyar melalui mesin pencacah botol dan galon plastik portable. (rud/adi)
Editor : Adi Pras