Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Korban Bencana di Karanganyar Digelontor Bansos Rp 570 Juta

Rudi Hartono RS • Rabu, 13 Mei 2026 | 18:50 WIB

 

Kepala Pelaksana BPBD Hendro Prayitno serahkan bansos ke korban bencana alam. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Kepala Pelaksana BPBD Hendro Prayitno serahkan bansos ke korban bencana alam. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Senyum semringah terpancar dari wajah ratusan warga Kabupaten Karanganyar yang jadi korban bencana, Rabu (13/5/2026). Mereka mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Total bansos yang dibagikan sebesar Rp 570 juta. Diserahkan kepada 322 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana pada periode Maret hingga April.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno mengungkapkan, jenis bencana yang menimpa para penerima manfaat cukup beragam.

Baca Juga: Daftar Juara Krenova 2026 Karanganyar, Ada Banyak Inovasi Menarik dan Canggih

Mulai dari tanah longsor, musibah kebakaran, dampak hujan ekstrem, hingga terjangan angin puting beliung.

”Ini adalah wujud perhatian dari Pemkab Karanganyar. Istilahnya untuk ngentheng-ngenthengi (meringankan beban) supaya warga yang terdampak kembali bersemangat menata hidup setelah musibah,” ujar Hendro.

Penyaluran bantuan tersebut dibagi dalam tiga kategori berdasarkan tingkat kerusakan yang dialami warga, yakni kategori rusak berat, sedang, hingga ringan.

Baca Juga: Kepala MTsM 4 Sambungmacan Mangkir Panggilan Dewan, Sentil Pemkab Sragen Setelah Bencana Baru Bergerak

Dengan klasifikasi ini, diharapkan bantuan yang diterima tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan perbaikan hunian maupun kebutuhan dasar lainnya.

Meski bantuan kebencanaan telah diserahkan, Hendro mengingatkan warga untuk tidak lengah.

Memasuki masa transisi menuju musim kemarau, tantangan bencana justru bergeser. BPBD kini mulai memetakan potensi kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla).

Baca Juga: Tangkapan Besar! Polres Karanganyar Sita 150 Gram Sabu dan 1.071 Butir Pil Koplo dari Tiga Pengedar

Hendro mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih mengingat debit air di beberapa wilayah, terutama kawasan perkotaan, mulai menunjukkan penurunan.

”Kami minta masyarakat jangan membakar sampah sembarangan. Di musim kering begini, percikan kecil bisa jadi petaka besar,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sore hari selama masa pancaroba.

Baca Juga: Dansatgas TMMD Sragen Apresiasi Kekompakan Satgas dan Warga

Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan mendadak yang sering dibarengi angin kencang. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #karhutla #pemkab karanganyar #bpbd