RADARSOLO.COM – Dinas Pertanian Pangan dan Peternakan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar memperketat pengawasan lalu lintas perdagangan hewan kurban di wilayah Karanganyar.
Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya penyakit hewan menular yang dapat mengganggu pelaksanaan kurban. Mulai dari penyakit mulut dan kuku (PMK), lumpy skin disease (LSD) dan antraks.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispertan PP Kabupaten Karanganyar Feriana Dwi Kurniawati mengatakan, selain pengawasan di perbatasan, pihaknya juga menerjunkan mantri ternak.
”Mereka ditugaskan untuk memeriksa lapak-lapak penjualan hewan kurban yang mulai bermunculan di pinggir jalan,” ujar Feriana, Kamis (14/5/2026).
Dia menambahkan, pedagang juga diminta menjaga kebersihan kandang dan memastikan hewan mendapat pakan serta perawatan yang baik.
”Kebersihan kandang sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit. Kami mengimbau pedagang rutin membersihkan kandang dan tidak mencampur hewan yang baru datang dengan ternak lama sebelum dipastikan sehat,” katanya.
Baca Juga: DPRD Sragen Semprit PT DMST Terkait Polusi Udara, Ini Jawaban Manajemen
Tak hanya itu, Dispertan PP juga menyiapkan pengawasan saat hari penyembelihan kurban.
”Petugas dijadwalkan memantau sejumlah masjid dan lokasi penyembelihan guna memastikan proses pemotongan berjalan sesuai standar kesehatan hewan dan syariat,” imbuhnya.
Dengan pengawasan berlapis tersebut, Pemkab Karanganyar berharap pelaksanaan Idul Adha 2026 berjalan lancar tanpa gangguan wabah penyakit hewan menular. (rud/adi)
Editor : Adi Pras