RADARSOLO.COM – Kabupaten Karanganyar bersiap menyambut gelombang kedua operasional Koperasi Merah Putih.
Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 146 unit koperasi telah terbentuk di wilayah Bumi Intanpari, dengan 30 unit di antaranya dinyatakan benar-benar matang dan siap beroperasi secara penuh dalam waktu dekat.
Meski peluncuran (launching) tahap pertama di wilayah Solo Raya baru menyasar Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, dan Klaten, persiapan di Karanganyar diklaim berjalan tanpa kendala. Pihak manajemen koperasi memastikan penundaan ini murni masalah teknis pembagian tahapan dari pusat.
”Untuk Karanganyar nanti menyusul di tahap kedua. Alhamdulillah, selama ini tidak ada kendala dan semuanya berjalan aman serta lancar,” ujar Hartono, perwakilan pihak Koperasi Merah Putih saat ditemui awak media.
Bupati Karanganyar Rober Christanto menegaskan, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan siap bersinergi demi menyukseskan program penguatan ekonomi berbasis desa ini.
”Ya, pasti kami akan support. Kami akan support dan berkolaborasi,” ujar Bupati Rober Christanto.
Kesiapan Karanganyar juga dibuktikan dengan mulai mengalirnya armada logistik ke lapangan.
Baca Juga: Eks Persika Karanganyar Menggila di EPA Championship U-19, Kendal Tornado Borong 2 Gelar!
Hingga saat ini, pihak koperasi melaporkan sebanyak 19 unit truk operasional dan 30 unit mobil pick-up telah diserahkan untuk menunjang mobilitas dan distribusi barang. Sementara untuk armada kendaraan roda tiga (Tossa), saat ini masih dalam proses pemenuhan.
Terkait mekanisme perekrutan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan mengelola koperasi-koperasi tersebut, pihak internal memastikan prosesnya dilakukan secara transparan dan profesional.
Perekrutan diatur langsung secara terpusat melalui koordinasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sehingga institusi TNI seperti Kodim tidak ikut campur dalam ranah regulasi kepegawaian.
Baca Juga: DPRD Karanganyar Desak Maksimalkan Hanggar dan Tambahan Truk di TPA Sukosari
Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar Letkol Kav. Dhanang Prasetya menjelaskan, jajaran TNI di tingkat teritorial, khususnya para babinsa, siap mengawal kelancaran program strategis ini di setiap desa.
”Tugas kami di jajaran Kodim 0727/Karanganyar adalah memastikan kondusivitas wilayah agar program stimulus ekonomi seperti Koperasi Merah Putih ini bisa berjalan tanpa hambatan. Koperasi desa ini punya peran strategis untuk menyerap potensi lokal sekaligus menjaga stabilitas pangan. Oleh karena itu, Babinsa di lapangan akan terus berkoordinasi dengan kepala desa dan pengurus koperasi guna memastikan distribusi logistik dan pemenuhan kebutuhan masyarakat berjalan aman,” papar Dhanang Prasetya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras