RADARSOLO.COM – Kebakaran hebat melanda kandang ayam milik Siswo Suparno di Dukuh Ngemplak RT 01/RW 08, Kelurahan Genengan, Kecamatan Jumantono, Karanganyar, Jumat malam (5/6/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan ribuan ayam ternak mati terbakar dan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 23.00 WIB. Seorang warga yang melintas melihat kobaran api dari area kandang ayam milik korban. Warga kemudian segera memberitahu pemilik kandang yang saat itu berada di rumah.
Menurut keterangan korban, sekitar pukul 21.00 WIB dirinya meninggalkan kandang untuk pulang dan menonton pertandingan sepak bola di televisi. Saat ditinggalkan, mesin pemanas kandang masih dalam kondisi menyala.
Api diduga dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan kandang beserta gudang penyimpanan pakan ternak. Saat pemilik tiba di lokasi, kobaran api sudah sulit dikendalikan.
Baca Juga: Manajemen Persis Solo Akhirnya Buka Suara Soal Potensi Pemain-Pemain Kunci Hengkang
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Karanganyar Efan Riswaya Pratama mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 23.07 WIB. Tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 23.25 WIB.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan operasi pemadaman. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Baca Juga: Persebi Amankan Tiket 32 Besar, Indriyanto Akui Masih Banyak Kekurangan
Petugas Damkar Karanganyar bersama unsur terkait berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Operasi pemadaman berlangsung hingga dini hari.
Sekitar pukul 02.25 WIB, petugas mulai melakukan proses pendinginan dengan mengurai material yang masih berpotensi memicu bara api. Operasi penanganan kebakaran dinyatakan selesai sekitar pukul 02.40 WIB.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 6.000 ekor ayam ternak milik korban mati terbakar. Selain itu, bangunan kandang seluas kurang lebih 60 meter persegi ikut hangus dilalap api.
Tidak hanya itu, sebanyak 60 sak pakan ternak, satu set alat pemanas, tiga unit generator listrik, empat unit kipas blower, serta 12 tabung gas LPG juga rusak akibat kebakaran.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material yang dialami korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Dalam proses pemadaman, Damkar Karanganyar mengerahkan sejumlah armada, di antaranya Ayaxx, Matra, Bakorwil, dan Elf. Penanganan kebakaran juga melibatkan BPBD Karanganyar, aparat kepolisian, serta relawan pemadam kebakaran. (rud/nik)
Editor : Niko auglandy