Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Tunjang Akses Asrama Atlet NPC, DPUPR Karanganyar Usulkan Tiga Jalur Alternatif ke Pusat

Rudi Hartono RS • Rabu, 17 Juni 2026 | 16:25 WIB

 

Jalur penghubung Gayamdompo ke Training Center NPC di Kelurahan Delingan, Karanganyar mulai dipercantik. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Jalur penghubung Gayamdompo ke Training Center NPC di Kelurahan Delingan, Karanganyar mulai dipercantik. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus mengupayakan peningkatan akses menuju asrama Atlet National Paralympic Committee (NPC) di Kelurahan Delingan, Kecamatan Karanganyar.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pemkab mengusulkan tiga jalur alternatif yang akan diajukan ke pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) beberapa waktu lalu sekaligus arahan dari Penyelenggara Jalan Nasional (P2JN) Kementerian PU agar daerah segera menyiapkan rute alternatif yang layak secara teknis.

Baca Juga: SPMB 2026 Kabupaten Sragen Dimulai: TK-SD Wajib Luring, SMP Lewat Jalur Online

Dengan adanya pembangunan lanjutan tersebut, kebutuhan akses jalan yang memadai menuju kawasan NPC menjadi semakin mendesak.

Karena itu, Pemkab Karanganyar diminta segera menyiapkan alternatif jalur pendukung agar mobilitas atlet, pelatih, maupun pengunjung dapat berjalan optimal.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Karanganyar Brian Adi Setiawan mengatakan, saat ini pihaknya tengah memetakan tiga alternatif jalur yang akan dimasukkan dalam sistem pengajuan melalui aplikasi Sithia.

Baca Juga: Dukung Pelestarian Tosan Aji Nusantara, Diresmikan Besalen di Bejen Karanganyar

”P2JN menginstruksikan kami untuk mengajukan alternatif jalur ini ke program IJD. Ada tiga rute yang sedang kami siapkan melalui aplikasi Sithia,” ujarnya, Rabu (17/6).

Alternatif pertama yakni melanjutkan pembangunan jalan dari depan Bumi Perkemahan Delingan ke arah timur hingga tembus kawasan Makam Delingan. Jalur ini dinilai paling memungkinkan karena tidak menghadapi persoalan pembebasan lahan.

Alternatif kedua berupa jalur Gayan–Delingan atau jalur selatan. Rute tersebut direncanakan melewati jembatan menuju arah selatan dan terhubung dengan Jalan Lawu atau eks jalur MGR.

Baca Juga: Sidak Proyek Sekolah Rakyat Sragen, Menteri PU Dody Hanggodo Temukan Banyak Pekerja Libur

Dari total panjang sekitar 1,5 kilometer, baru sekitar 700 meter yang telah terbangun sehingga masih menyisakan sekitar 800 meter ruas jalan yang belum tersambung.

Sementara alternatif ketiga adalah pembenahan ruas Delingan–Gadjahan yang berada di sisi barat asrama atlet. Akses tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat aktivitas pembangunan kawasan NPC. Hingga kini, pembetonan baru dilakukan sepanjang 400 meter dari total panjang ruas sekitar 1 kilometer.

Menurut Brian, jalur selatan menjadi opsi yang cukup strategis karena mampu membuka akses langsung menuju Jalan Lawu. Namun, realisasinya masih terkendala pembebasan lahan milik warga.

Baca Juga: Tinjau Training Center NPC di Karanganyar, Menter PU Dody Hanggodo Janjikan Anggaran Rp 400 Miliar

Untuk memenuhi standar lebar jalan sekitar 5,5 meter, pemerintah daerah perlu melakukan pelebaran pada sejumlah titik yang saat ini berdekatan dengan permukiman penduduk.

”Kalau jalur menuju Makam Delingan relatif aman karena tidak ada kendala lahan. Tetapi untuk jalur selatan, tantangan utamanya adalah kebutuhan anggaran pembebasan lahan yang harus disiapkan pemerintah daerah,” jelasnya.

Brian menambahkan, anggaran dari program IJD hanya diperuntukkan bagi pembangunan fisik jalan. Karena itu, seluruh lahan yang dibutuhkan harus sudah siap dan bebas masalah sebelum usulan dapat direalisasikan.

DPUPR berharap usulan tersebut dapat memperoleh persetujuan pemerintah pusat sehingga akses menuju Asrama Atlet NPC Karanganyar menjadi lebih representatif.

Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Melesat, Pembatasan Anggaran Perjalanan Dinas di Pemkab Wonogiri Makin Ketat

Saat ini, penyusunan detail desain masih terus dikebut agar proses verifikasi dalam aplikasi Sithia dapat berjalan sesuai jadwal.

Dengan rencana pengembangan kawasan NPC senilai ratusan miliar rupiah, peningkatan konektivitas jalan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang aktivitas dan prestasi para atlet nasional.

Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung ke kawasan Asrama Atlet NPC di Delingan.

Baca Juga: Genjot Efektifkan Perburuan Atlet Potensial, Kemenpora dan NPC Indonesia Gelar Pelatihan Klasifikasi Olahraga Disabilitas

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah pusat tidak hanya mengevaluasi akses menuju kompleks asrama, tetapi juga menyiapkan kelanjutan pembangunan tahap kedua kawasan NPC sebagai pusat pembinaan atlet disabilitas nasional.

Rencana tahap kedua tersebut meliputi pembangunan asrama tambahan, gedung olahraga (GOR), fasilitas edukasi, serta jembatan penghubung (skybridge) yang akan mengintegrasikan sejumlah fasilitas di kawasan tersebut.

Nilai investasi yang disiapkan pemerintah pusat untuk pengembangan lanjutan itu diperkirakan mencapai sekitar Rp 400 miliar. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
#karanganyar #delingan #NPC #DPUPR Karanganyar #Menteri PU Dody Hanggodo