RADARSOLO.COM – Rumah milik warga RT 5 RW 2, Desa Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar mengalami kebakaran pada Kamis (18/6/2026) pagi.
Insiden tersebut diduga dipicu oleh percikan api yang berasal dari power bank yang sedang diisi daya.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran (Kasi Damkar) Satpol PP Kabupaten Karanganyar Effan Riswaya Pratama mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 09.40 WIB melalui sambungan telepon dan WhatsApp dari relawan kebakaran (Redkar) Karangpandan.
Baca Juga: 130 Atlet Pelajar Disabiltas Karanganyar Unjuk Gigi di Ajang Peparpeda 2026
”Setelah menerima laporan, tim Damkar Karanganyar segera bergerak menuju lokasi kejadian di Tawangmangu dengan waktu tempuh sekitar 30 menit,” ujar Effan.
Effan menjelaskan, dari keterangan pemilik, kebakaran bermula saat dirinya tengah mengecas power bank di dalam rumah.
Tiba-tiba muncul percikan api dari perangkat tersebut yang kemudian menyambar kasur dan sejumlah barang di sekitarnya.
Baca Juga: 10 Proyek Strategis di Sragen Telan Anggaran Rp 57,7 Miliar, Mayoritas Infrastruktur Jalan
Karena material yang terbakar mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian isi rumah.
Menyadari kobaran api semakin tidak terkendali, pemilik rumah segera meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut ke Mako Damkar Kabupaten Karanganyar.
Dalam proses penanganan, Damkar Karanganyar menerjunkan satu unit armada pemadam beserta peralatan pendukung.
Baca Juga: ASN Pemkab Karanganyar Tersangka Calo Pegawai BUMD Belum Ditahan, Ini Alasan Polisi
Selain petugas damkar, upaya pemadaman juga melibatkan sejumlah relawan seperti, Redkar Karangpandan, Redkar Tawangmangu, Polsek Tawangmangu, Koramil Tawangmangu, serta relawan setempat.
Akibat kejadian tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar ringan dan telah mendapatkan penanganan. Sementara itu, besaran kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Effan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan maupun mengisi daya perangkat elektronik, khususnya power bank dan baterai portabel.
Baca Juga: Pasien BPJS Kesehatan di Sragen Kaget Diminta Tambah Biaya Lab, Rumah Sakit Beri Jawaban
Menurutnya, penggunaan perangkat yang tidak sesuai standar atau pengawasan yang kurang saat proses pengisian daya berpotensi memicu kebakaran.
”Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan perangkat elektronik yang sedang dicas tanpa pengawasan serta memastikan kondisi kabel dan perangkat dalam keadaan baik untuk menghindari risiko kebakaran,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras