Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Nguri-uri Budaya, Bupati dan Wabup Karanganyar Main Ketoprak

Rudi Hartono RS • Jumat, 19 Juni 2026 | 21:29 WIB
Bupati Karanganyar Rober Christanto ikut bermain ketoprak. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Bupati Karanganyar Rober Christanto ikut bermain ketoprak. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Ada pemandangan berbeda dalam pergelaran ketoprak dengan lakon Babad Karanganyar di Gedung Teater, Kamis malam (18/6/2026).

Jika biasanya duduk manis di kursi penonton, Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Wakil Bupati (Wabup) Adhe Eliana justru tampil di atas panggung.

Aksi panggung dua pimpinan daerah tersebut menyedot perhatian ribuan penonton, yang hadir menyaksikan Gelar Budaya Sesarengan Mbangun Karanganyar tersebut. Riuh tepuk tangan dan gelak tawa berkali-kali menggema sepanjang pementasan.

Baca Juga: Api Hanguskan Kandang Ternak di Jatiyoso Karanganyar

Meski hanya latihan latihan singkat, namun Rober-Adhe mampu berkolaborasi dengan para pemain dari Yayasan Pendapa Budaya Indonesia.

Melalui lakon Babad Karanganyar, penonton diajak menelusuri jejak perjuangan para leluhur, nilai-nilai kebersamaan, serta semangat gotong royong yang menjadi fondasi pembangunan daerah.

Tak ketinggalan, Komandan Kodim (Dandim) 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan juga ikut memerankan lakon. Panggung kian hidup dengan penampilan seniman senior Yati Pesek dan Marwoto.

Baca Juga: Dituding Broker Lelang Proyek, Eks Sekda Sragen Murka

“Budaya adalah akar yang menguatkan jati diri kita. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda untuk mencintai, menjaga, dan melestarikan budaya. Sesarengan membangun Karanganyar dan sesarengan merawat budaya,” ujar Rober.

Menurut Rober, gelaran budaya semacam ini tak sekadar hiburan, tetapi juga media edukasi sejarah dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Di tengah derasnya arus modernisasi, ruang-ruang kebudayaan dinilai semakin penting untuk memperkuat identitas daerah.

Sementara itu, antusiasme masyarakat yang memenuhi Gedung Teater cukup tinggi. Ini menjadi angin segar, bahwa kesenian tradisional masih memiliki daya tarik kuat.

Maka Pemkab Karanganyar berkomitmen menghadirkan kegiatan budaya secara kontinyu, agar warisan leluhur tetap hidup dan dikenal generasi mendatang.

Melalui pementasan Babad Karanganyar, sejarah tidak hanya dikenang, tetapi juga dihidupkan kembali. Ketika para pemimpin daerah ikut naik panggung memainkan kisah para pendahulu, pesan yang ingin disampaikan menjadi semakin jelas. Bahwa membangun Karanganyar bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi, melainkan juga menjaga akar budaya yang menjadi identitas. (rud/fer)

Editor : Adi Pras
#Bupati Karanganyar Rober Christanto #karanganyar #teater #Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana #ketoprak