RADARSOLO.COM – Perum Bulog Cabang Surakarta bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait minyak goreng Minyakita yang beredar di Kabupaten Karanganyar.
Begitu menerima laporan dari pemerintah desa dan dinas terkait, Bulog langsung meminta produsen, PT Kusuma Mukti Remaja (KMR), menarik produk yang diduga bermasalah dan menggantinya dengan produk baru.
Pemimpin Cabang Bulog Surakarta Nanang Harianto mengatakan, langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan produk yang diterima masyarakat tetap aman dikonsumsi.
Baca Juga: Karanganyar Jadi Tuan Rumah Gema Desa 2026, Dibuka di Candi Sukuh
"Kami segera meminta PT KMR melakukan penarikan dan penggantian produk setelah menerima laporan dari pemerintah desa maupun dinas terkait. Untuk wilayah Karanganyar, minyak goreng Minyakita yang dikeluhkan masyarakat telah diganti oleh PT KMR," ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Menurut Nanang, Bulog terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dinas terkait, serta pihak produsen untuk memastikan penanganan berjalan optimal dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Direktur PT Kusuma Mukti Remaja (KMR) Joko Mukti Wijaya menegaskan, pihaknya langsung bergerak begitu menerima laporan dari masyarakat. Seluruh produk yang terindikasi bermasalah ditarik dari peredaran dan diganti dengan produk baru.
Baca Juga: Muhibah Budaya Sri Sultan Hamengkubuwono X di Sragen Diundur, Ini Penyebabnya
"Kami langsung bergerak begitu mendapat laporan dari warga. Minyakita sudah ditarik dan diganti dengan produk yang baru," katanya.
Joko menambahkan, perusahaan tidak ingin mengambil risiko terhadap keselamatan konsumen. Karena itu, tim perusahaan turun langsung ke lapangan bersama Bulog, pemerintah daerah, aparat, dan pemerintah desa untuk melakukan pengecekan serta penanganan.
Menurut dia, perusahaan juga tengah melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap produk yang telah didistribusikan guna mengetahui penyebab munculnya keluhan masyarakat.
Baca Juga: Empat SDN di Karanganyar Minim Pendaftar, Disdikbud Berdalih Berada di Wilayah Pinggiran
"Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti dan mendapatkan perhatian serius. Kami juga siap menanggung layanan kesehatan bagi warga yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan yang diolah menggunakan minyak tersebut," tegasnya.
PT KMR juga mengimbau masyarakat, khususnya penerima bantuan, agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan produk yang tidak sesuai standar kualitas.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diterima masyarakat benar-benar aman dan layak dikonsumsi.
Baca Juga: Gandeng Danantara, Pemprov Jateng Bakal Bangun PSEL Solo Raya Berpusat di Sragen
Penarikan dan penggantian produk di Karanganyar kini telah selesai dilakukan. Bulog bersama pihak perusahaan masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab munculnya keluhan masyarakat sekaligus menjamin produk yang beredar memenuhi standar keamanan pangan. (rud/adi)
Editor : Adi Pras