RADARSOLO.COM – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Cangakan, Kecamatan Karanganyar meluncurkan unit usaha booth kopi mandiri kekinian meski dengan fasilitas serba terbatas, Rabu (8/7/2026).
Hal itu seolah menjadi tamparan halus sekaligus kritik bagi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang secara skala organisasi jauh lebih besar namun hingga kini belum juga di-launching.
Ketua KKMP Cangakan, Sigit Danang Jaya menjelaskan, kesigapan mengeksekusi peluang pasar jauh lebih penting ketimbang menanti modal besar bergulir.
Baca Juga: 56 Ton Beras Tak Dibayar, Pedagang Beras Asal Mojogedang Menanti Keadilan di PN Karanganyar
Anggaran modal kedai kopi mandiri ini pun murni mengandalkan sistem samiron alias patungan sukarela antarpengurus koperasi.
”Kantor sekretariat kami saja sangat mini, hanya berukuran 2 X 4 meter dan menumpang di kompleks Kelurahan Cangakan. Namun, karena tren pasar Gen Z di Karanganyar ini berjalan cepat, kami putuskan langsung action di lapangan tanpa harus menunggu semua fasilitas sempurna dulu,” ujar Sigit.
Keberanian KKMP Cangakan yang langsung tancap gas tersebut memantik perhatian serius dari Dewan Koperasi Pimpinan Daerah (Dekopinda) Kabupaten Karanganyar.
Perwakilan Dekopinda Karanganyar, Muh. Maksum secara blak-blakan menyentil ritme kerja koperasi skala besar yang dinilai lambat dan terlalu lama terjebak dalam urusan administratif serta formalitas persiapan.
”Kami sangat mengapresiasi KKMP Cangakan. Ini contoh nyata bahwa koperasi itu harus lincah dan adaptif. Jangan kelamaan bersiap kalau pasarnya sudah di depan mata. Keberhasilan koperasi kelurahan ini harus menjadi cambuk bagi koperasi lain yang progresnya masih jalan di tempat,” tegas Maksum.
Sebagai bentuk evaluasi di lapangan, Dekopinda kini menargetkan agar skema kemitraan (franchise) kedai kopi bentukan KKMP Cangakan ini bisa segera mereplikasi diri ke wilayah lain.
Baca Juga: Sempat Dikira Bunuh Diri, Pemuda asal Karanganyar Kabur dan Jualan Tahu Bulat di Jogja
Menariknya, salah satu titik ekspansi terdekat yang dibidik untuk dihidupkan pertengahan bulan ini justru berada di kawasan Baturan, yang tak lain merupakan basis pergerakan KDMP. (rud/adi)
Editor : Adi Pras