Jembatan Garuda di Gondangrejo Dibuka, Akses Wisata Karanganyar Makin Lancar

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 19:19 WIB

 

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana saat membuka jembatan Garuda di Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Kamis (23/7/2026) siang. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana saat membuka jembatan Garuda di Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Kamis (23/7/2026) siang. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Setelah sekian lama dinanti, penghubung harapan warga Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar akhirnya terwujud.

Jembatan Garuda resmi dibuka Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana, Kamis (23/7/2026) siang.

Peresmian yang dilakukan bersama Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo ini disambut sorak-sorai warga.

Sebab, jembatan ini memutus mata rantai isolasi dan membuka akses baru menuju lahan pertanian serta destinasi wisata unggulan Bukit Sosogan.

Baca Juga: DLH Karanganyar Tambah TPS3R di Enam Kecamatan untuk Tangani Sampah

Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana menegaskan, kehadiran Jembatan Garuda bukan sekadar infrastruktur biasa. Ini adalah simbol kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.

”Peresmian Jembatan Garuda ini adalah wujud sinergi segala pihak dalam pembangunan di Karanganyar. Tanpa kebersamaan, pembangunan tidak akan berjalan secepat dan sebaik ini,” tegas Adhe.

Menurut Adhe, pemerintah daerah berkomitmen membangun dari desa. Dengan infrastruktur yang memadai, roda ekonomi warga diharapkan berputar lebih cepat.

Baca Juga: Kapolres Sragen Resmi Jabat Ketua PBVSI, Targetkan Prestasi Nasional

Akses pendidikan dan kesehatan serta pertanian, bahkan perekonomian warga kini tidak lagi terhalang.

Di sisi lain, Kepala Desa Rejosari Agus Supadiyanto tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut jembatan ini sebagai hadiah besar bagi 3.000 lebih warganya.

”Kami sangat mendukung pembangunan Jembatan Garuda di wilayah kami. Ini adalah pintu gerbang baru. Sebagai akses pertanian warga dan juga penunjang utama pengembangan wisata di Bukit Sosogan, Desa Rejosari,” ujar Agus.

Baca Juga: Truk Material Golongan C tanpa Terpal Dirazia di Kota Karanganyar, Tujuh Ditindak karena ODOL

Selama ini, hasil panen warga sering terkendala medan dan akses yang sulit. Wisatawan pun enggan datang ke Bukit Sosogan karena jalurnya menantang. Kini, dengan Jembatan Garuda, waktu tempuh lebih singkat dan aman.

”Harapan kami, dengan adanya jembatan ini ekonomi warga naik, hasil pertanian lancar, dan Bukit Sosogan bisa menjadi destinasi wisata kebanggaan Karanganyar,” imbuhnya.

Pemkab Karanganyar menargetkan, dengan terbukanya akses ini, produktivitas pertanian di Rejosari meningkat 20 persen dan kunjungan ke Bukit Sosogan bisa berlipat ganda dalam setahun ke depan.

Baca Juga: Fenomena Upwelling Landa Waduk Kedung Ombo Sragen, Petani Karamba Siaga dan Keluar Biaya Operasional Ekstra

”Ini baru awal. PR kita sekarang menjaga dan merawat. Agar jembatan ini benar-benar menjadi urat nadi ekonomi baru di Gondangrejo,” tandas Wabup Adhe.

Seperti diketahui sebelumnya, pembangunan Jembatan Garuda di Kabupaten Karanganyar, dibangun di empat lokasi.

Yakni di Kecamatan Kerjo dua lokasi, Kecamatan jenawi satu lokasi dan kecamatan Gondangrejo satu lokasi yang saat ini sudah diresmikan oleh Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
jembatan garuda Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo karanganyar Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana gondangrejo