RADARSOLO.COM – Sambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kabupaten Karanganyar memilih merayakannya dengan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Bukan sekadar meriah dengan pemasangan bendera dan umbul-umbul di pinggir jalan, Pemkab Karanganyar berkomitmen mempercantik wajah ruang publik.
Diharapkan warga dapat merasakan langsung semangat kemerdekaan dari lingkungan yang bersih, tertata, dan membanggakan.
Baca Juga: Target Bulan Dana PMI Karanganyar Sebesar Rp 1,9 Miliar
Semangat gotong royong tersebut diwujudkan secara masif oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan pihak swasta.
Melalui gerakan pengecatan massal fasilitas umum, penataan kota diawali dengan Apel Gelar Pasukan di Alun-Alun Karanganyar pada Senin (3/8/2026).
Sebanyak 400 personel gabungan yang terdiri atas unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN, BUMD, hingga lintas elemen masyarakat diterjunkan langsung ke lapangan.
Baca Juga: Mobil Pajero dengan Plat Nomor Tak Senonoh Ditindak Akhirnya Polres Sragen
Mereka menyisir dan memperindah sepanjang jalur protokol utama Bumi Intanpari, mulai dari Simpang Empat Papahan hingga Simpang Empat Bejen.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengungkapkan, aksi mempercantik kawasan perkotaan ini memiliki makna yang jauh lebih mendalam ketimbang sekadar urusan estetika visual semata.
Menurutnya, kondisi ruang publik yang bersih, indah, dan terawat merupakan cermin utama dari karakter serta kewibawaan masyarakat Karanganyar itu sendiri.
Baca Juga: Dirut RSUD Karanganyar dan Dua Kepala Dinas Diperiksa Polisi terkait Rekrutmen Pegawai Bodong
”Semangat gotong royong dan sesarengan adalah modal utama membangun Karanganyar. Kota yang bersih dan indah akan melahirkan rasa bangga, rasa memiliki, dan pada akhirnya mendorong masyarakat ikut menjaga fasilitas publik yang kita miliki bersama,” tegas Bupati Rober.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karanganyar Sunarno menambahkan, gerakan ini menjadi pemantik dan ajakan terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat agar tumbuh kesadaran mandiri dalam merawat ruang publik.
”Aksi pengecatan dan pembenahan fasilitas umum ini dipastikan terus berlangsung selama beberapa hari ke depan hingga seluruh titik sasaran selesai dikerjakan secara komprehensif,” ujarnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras