Jelang Hari Pramuka, Kwarnas Ziarah ke Astana Giribangun Matesih

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:00 WIB
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso ziarah ke makam Presiden Ke-2 RI H.M. Soeharto di Astana Giribangun, Matesih, Rabu (5/8/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso ziarah ke makam Presiden Ke-2 RI H.M. Soeharto di Astana Giribangun, Matesih, Rabu (5/8/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Menjelang peringatan Hari Pramuka Ke-65 Tahun 2026 dan gelaran Jambore Nasional (Jamnas) XII, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menggelar safari ziarah nasional.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso memimpin langsung ziarah ke makam Presiden Ke-2 RI H.M. Soeharto dan Ibu Tien Soeharto di kompleks Astana Giribangun, Kecamatan Matesih, Rabu (5/8/2026) pagi.

​Suasana khidmat menyelimuti kawasan pemakaman sejak rombongan Kwarnas tiba pukul 07.00 WIB. Pria yang akrab disapa Buwas tersebut tampak didampingi sejumlah jajaran pimpinan daerah.

Baca Juga: Demi KDMP, Pedagang Pasar Papahan Karanganyar Diminta Pindah

Di antaranya Ketua Kwarda Jawa Tengah Budi Prayitno, Ketua Kwarda Jawa Timur Arum Sabil, serta Ketua Kwarcab Karanganyar Kurniadi Maulato beserta jajaran pengurus.

​Buwas menegaskan, ziarah ini digelar sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi mendalam atas jasa para pendahulu yang meletakkan fondasi kokoh bagi gerakan kepanduan serta perjuangan bangsa.

”Ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ajang refleksi untuk meneladani nilai-nilai perjuangan, integritas, dan pengabdian tanpa pamrih dari para tokoh pendahulu kita,” ujar Buwas usai kegiatan.

​Ia menuturkan, sosok Presiden Soeharto dan Ibu Tien memiliki andil serta perhatian besar dalam membesarkan Gerakan Pramuka.

Baca Juga: Ancaman Karhutla Mengintai, Kapolres Sragen Minta Jajaran Tak Tunggu Api Berkobar

Salah satu peninggalan bersejarah yang dirasakan manfaatnya hingga kini adalah kawasan Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

​Ziarah ke Astana Giribangun merupakan bagian dari safari ziarah nasional Gerakan Pramuka. Sebelumnya, Kwarnas telah berziarah ke makam Proklamator RI sekaligus pendiri Gerakan Pramuka Indonesia pada 14 Agustus 1961, Ir. Soekarno, di Blitar, Jawa Timur.

​Rangkaian agenda penziarahan berikutnya dijadwalkan menuju kompleks pemakaman Raja-Raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta, untuk berziarah ke makam Sri Sultan Hamengku Buwono IX, yang dikenal sebagai Bapak Pramuka Indonesia.

Baca Juga: Tampil Impresif di Thailand, Pebalap Binaan AHM Abimanyu Bintang Fermadi Raih Hasil Sempurna di IHTTC 2026

​Di tempat yang sama, Ketua Kwarda Jawa Tengah Budi Prayitno menambahkan bahwa tradisi ziarah diselenggarakan serentak oleh Kwartir Daerah di seluruh provinsi sebagai sarana edukasi karakter bangsa bagi anggota muda.

Di Jawa Tengah, ziarah juga menyasar makam para mantan Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) dan Ketua Kwarda dari masa ke masa.

”Gerakan Pramuka hari ini tidak lepas dari peran para pendahulu. Generasi muda harus ingat bahwa apa yang kita nikmati saat ini adalah hasil pengorbanan, gagasan, dan pemikiran tokoh-tokoh bangsa. Tugas kita adalah melanjutkan dan menyempurnakannya,” tandas Budi.

Baca Juga: Sambut HUT RI, Pemkab Karanganyar Cat Ulang Wajah Kota

​Melalui rangkaian agenda ini, Gerakan Pramuka terus menegaskan komitmennya untuk menjadi pilar utama pencetak manusia Pancasila yang tangguh, berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta siap menjadi pemimpin masa depan Indonesia. (rud/adi)

 

Editor : Adi Pras
astana giribangun karanganyar kwarnas matesih pramuka