RADARSOLO.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karanganyar mempercepat modernisasi penerangan jalan umum (PJU).
Tak hanya mengevakuasi tiang ornamen yang sudah keropos dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, dishub juga mengganti sistem penerangan dengan lampu LED hemat energi sebagai strategi menekan beban pajak listrik yang selama ini ditanggung pemerintah daerah.
Langkah tersebut diawali dengan evakuasi tiang ornamen PJU lama di sepanjang ruas Jalan Taman Pancasila hingga Terminal Jungke pada Rabu (5/8/2026).
Baca Juga: Gunung Lawu Terbakar, Lokasi di Petak 12-1 Jalur Tambak Ngargoyoso Karanganyar
Tiang yang merupakan aset peninggalan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) itu dinilai sudah tidak layak dipertahankan karena mengalami kerusakan akibat usia.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Karanganyar Jalu Setio Bintoro mengatakan, kondisi tiang ornamen telah mengalami korosi dan keropos. Sehingga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas.
”Tiang tersebut merupakan aset dari DKP saat itu. Kondisinya sekarang sudah keropos dan sangat membahayakan pengguna jalan, sehingga kami melakukan evakuasi sebagai langkah antisipasi,” ujarnya, Kamis (6/8/2026) siang.
Baca Juga: Krisis Solar, Sopir Truk di Sragen Mengeluh ke Menteri Bahlil
Jalu memastikan pembongkaran tiang tidak mengganggu penerangan di kawasan tersebut. Sebab, sistem PJU di ruas Jalan Taman Pancasila hingga Terminal Jungke sebelumnya telah diganti menggunakan lampu LED yang lebih efisien dalam penggunaan energi listrik.
Modernisasi juga dilakukan di sepanjang Jalan Lawu, mulai Simpang Empat Papahan hingga Simpang Empat Siwaluh.
Lampu-lampu konvensional diganti dengan LED berdaya lebih rendah, namun memiliki tingkat pencahayaan atau lumen yang lebih tinggi sehingga kualitas penerangan tetap optimal.
Baca Juga: Demi KDMP, Pedagang Pasar Papahan Karanganyar Diminta Pindah
”Penggantian dilakukan berdasarkan hasil analisis teknis. Meskipun menggunakan voltase yang lebih kecil, lampu LED memiliki spesifikasi lumen yang lebih tinggi sehingga jalan tetap terang dengan konsumsi energi yang lebih hemat,” jelasnya.
Menurut Jalu, penggunaan teknologi LED merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Karanganyar melakukan efisiensi belanja daerah.
Selama ini, beban pajak penerangan jalan menjadi salah satu komponen pengeluaran yang cukup besar sehingga diperlukan langkah penghematan tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.
Baca Juga: Mabes Polri Gerebek Gudang Bio Solar di Gondang Sragen
Selain mengganti lampu, Dishub juga mulai menerapkan skema meterisasi PJU di sejumlah titik.
Melalui sistem tersebut, mekanisme pembayaran listrik secara abonemen akan diubah menjadi pembayaran berdasarkan konsumsi riil yang tercatat melalui kWh meter.
”Meterisasi menjadi salah satu alternatif untuk membuat pembayaran listrik PJU lebih akurat sesuai pemakaian. Dengan begitu, biaya operasional bisa lebih efisien dibandingkan sistem abonemen yang selama ini digunakan," katanya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras