RADARSOLO.COM – Polres Karanganyar tak mau kecolongan dalam mengawal perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang II Tahun 2027.
Kendati agenda pencoblosan di 144 desa tersebut masih cukup panjang, langkah taktis pencegahan konflik sosial dan pemetaan potensi kerawanan mulai dilakukan sejak dini.
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti meminta para bakal calon kepala desa (balon kades) beserta tim suksesnya untuk siap bertanding secara jujur, mematuhi aturan, serta tidak memprovokasi warga demi ambisi politik semata.
”Untuk hari ini kita ketahui bersama sedang dilaksanakan sosialisasi pentahapan Pilkades Serentak Gelombang II tahun 2027. Mari bersama kita ikuti prosesnya saja sesuai mekanisme yang ada,” ujar kapolres saat sosialisasi tahapan pilkades, Senin (10/8/2026).
Baca Juga: Polres Karanganyar Bekuk Pengendar Sabu Kelas Kakap, Sita 110 Paket Seberat 105 Gram Siap Edar
Mengingat kontestasi di tingkat desa kerap menyulut tensi tinggi di akar rumput, Polres Karanganyar tidak ingin bersikap reaktif.
Pengamanan ketat akan disesuaikan dengan dinamika politik serta tingkat kerawanan di tiap desa peserta pilkades.
”Guna mengantisipasi potensi-potensi kerawanan, kami siapkan pos-pos pengamanan di titik strategis. Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Karanganyar,” tegasnya.
Kapolres juga mengimbau para calon dan pendukungnya untuk menyikapi perbedaan pilihan secara dewasa.
Baca Juga: Pemilihan BPD Serentak di Sragen Kembali Bermasalah, Perubahan Jadwal Picu Dugaan Kecurangan
Menurutnya, pilkades adalah ajang adu gagasan untuk kemajuan desa, bukan wadah memecah belah silaturahmi antarwarga.
”Kepada para calon, kami imbau ikuti segala prosesnya dengan baik, fair, dan tidak menimbulkan kerawanan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat,” lanjut Arman.
Sinergi lintas sektoral antara TNI, Polri, Pemkab Karanganyar, hingga panitia tingkat desa dipastikan berjalan rapat sepanjang tahapan.
Baca Juga: Sempat Mangkir dari Pemeriksaan, Eks Kepala Diskuktrans ESDM Karanganyar Kembali Dipanggil Kejari
Langkah ini diambil untuk memastikan demokrasi di level akar rumput berjalan bersih, aman, transparan, serta bebas dari aksi intimidasi maupun kecurangan. (rud/adi)
Editor : Adi Pras