RADARSOLO.COM - Keriuhan transaksi jual beli di Pasar Tawangmangu, Karanganyar mendadak senyap, Senin pagi (17/8/2026).
Mereka rehat sejenak untuk menggelar upacara bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Yang unik, upacara tidak digelar di lapangan terbuka, melainkan berjejer rapi di sepanjang lorong-lorong sempit di dalam pasar.
Baca Juga: Unik! Pengendara dan Warga Gelar Upacara Bendera di Tengah Jalan Solo-Jogja Klaten Selatan
Sejak pukul 07.00 WIB, atap dan lorong bangunan pasar tradisional tersebut telah bersolek. Deretan bendera Merah Putih berukuran kecil hingga rumbai-rumbai umbul-umbul bermotif Garuda terbentang di antara tiang beton pasar.
Para pedagang wanita tampil kompak mengenakan seragam perpaduan atasan batik motif klasik dan jilbab warna mustard.
Sementara itu, sebagian pedagang pria serta pengurus pasar mengenakan pakaian adat hingga seragam kebangsawan instansi seperti batik Korpri.
Baca Juga: 12 Anggota Satlantas Polres Boyolali Gelar Upacara Bendera di Puncak Triangulasi Merbabu
Seluruh pintu kios rapat tertutup. Bahkan, lapak-lapak buah seperti pisang, jeruk, dan naga merah yang biasanya dikerumuni pembeli, ditinggalkan sementara oleh pemiliknya demi berdiri tegap mengikuti prosesi upacara.
Papan penanda lorong bertuliskan "BLOK BUAH & PAKAIAN" menjadi saksi bisu khidmatnya penghormatan bendera di dalam pasar.
Plt Lurah Pasar Tawangmangu Suwardi mengungkapkan, pelaksanaan upacara di dalam lorong pasar ini merupakan bentuk inisiatif bersama antara pedagang dan pengurus pasar.
Baca Juga: Kandang Ayam di Eromoko Wonogiri Terbakar, 11 Ribu Anak Ayam Mati
Hal itu dilakukan agar semangat nasionalisme tetap bisa dirasakan tanpa mengabaikan ruang gerak para pelaku ekonomi kerakyatan tersebut.
"Ini adalah bentuk rasa syukur dan cinta tanah air dari kami, keluarga besar Pasar Tawangmangu. Pedagang bersama pengurus pasar sepakat untuk berpartisipasi aktif dalam peringatan HUT ke-81 RI ini," ujar Suwardi usai upacara.
Ia menambahkan, pihak pengelola pasar memang menyarankan penggunaan pakaian adat dan seragam formal untuk menampilkan simbol keberagaman serta persatuan.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina saat HUT ke-81 RI 17 Agustus 2026, Cek Daftar Lengkap per Wilayah
"Kios semua ditutup sementara agar semua bisa fokus ikut upacara. Kami juga sepakat menghias seluruh lorong dengan pernak-pernik bendera Merah Putih agar suasana kemerdekaan benar-benar hidup," pungkasnya.
Usai penghormatan bendera, pembacaan teks Proklamasi, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, acara ditutup dengan doa bersama.
Tak lama berselang, para pedagang kembali membuka selak pintu kios mereka dan menyapa para pembeli yang mulai berdatangan. (rud/adi)
Editor : Adi Pras