RADARSOLO.COM – Kecelakaan maut terjadi di jalur ekstrem kawasan Boma, Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (24/8/2026) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.
Diduga mengalami rem blong, sebuah mobil Kia Picanto berwarna merah terjun bebas ke jurang.
Insiden yang menimpa satu keluarga tersebut mengakibatkan satu orang penumpang meninggal dunia.
Baca Juga: Ribuan Jemaah Jateng Bersholawat Doakan Korban Bencana NTT hingga Kalimantan
Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, kendaraan nahas itu awalnya melaju dari arah timur menuju barat atau Tawangmangu menuju Matesih.
Sesampainya di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan turunan tajam, laju mobil mendadak tak terkendali.
Diduga kuat, sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi dengan baik hingga membuat mobil meluncur deras dan terperosok ke dalam jurang.
Baca Juga: Kuota 220 Siswa Terpenuhi, PMBM MI Muhammadiyah Karanganyar Tahun 2027/2028 Resmi Ditutup
Dalam mobil tersebut, terdapat empat orang penumpang yang merupakan satu rombongan keluarga.
Petugas gabungan bersama warga sekitar yang berada di lokasi segera melakukan proses evakuasi terhadap para korban dari dasar jurang menuju fasilitas medis terdekat.
Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Rezes Pernando Manurung membenarkan adanya insiden kecelakaan tunggal tersebut.
Baca Juga: MIN 9 Sragen Juara Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026, Laurinda Sabet Top Skor dengan 10 Gol
Pihaknya menyatakan bahwa jajaran kepolisian telah diterjunkan ke lokasi untuk menangani peristiwa ini.
"Benar telah terjadi kecelakaan tersebut. Saat ini anggota masih berada di lapangan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan data dan keterangan saksi," terang AKP Rezes Pernando Manurung.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, sekaligus pendataan identitas lengkap dari para korban.
Baca Juga: Sambut Purnama Katiga, Umat Hindu Gunung Lawu Gelar Ritual Agung di Pura Sapta Pandita Karanganyar
Jalur Tawangmangu-Matesih sendiri dikenal memiliki kecuraman yang cukup ekstrem, sehingga pengguna jalan diimbau untuk selalu memastikan kelayakan fungsi rem sebelum melintas. (rud/adi)
Editor : Adi Pras