103 SPPG di Karanganyar Jadi Pasar Baru BUMDes

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 18:02 WIB

 

Rakor Satgas MBG Karanganyar dengan BUMDes se Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Rakor Satgas MBG Karanganyar dengan BUMDes se Karanganyar. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Peluang BUMDes menjadi pemasok bahan pangan untuk program makan bergizi gratis (MBG) di Karanganyar terbuka lebar.

Saat ini terdapat 103 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) aktif yang tersebar di 17 kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar pun mendorong BUMDes menangkap peluang tersebut.

Baca Juga: Bupati Karanganyar Ajak Pemkot Solo Cari Solusi Jangka Panjang Cegah Kebakaran TPA Putri Cempo

Selain membuka pasar bagi komoditas pangan desa, kemitraan dengan SPPG dinilai bisa menjadi pengungkit baru perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat rantai pasok pangan lokal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar Heru Joko Sistyono mengatakan, pemkab siap memfasilitasi pertemuan antara BUMDes dan pengelola SPPG.

Fasilitasi tersebut dapat berlanjut hingga pembentukan nota kesepahaman (MoU).

Baca Juga: Alasan Barista asal Sragen Sekap Pacar Karena Ogah Diputus

”Kami sudah memberikan fasilitasi. Selanjutnya kembali lagi kepada kesiapan sumber daya manusia (SDM) di masing-masing BUMDes. Namun yang paling krusial, seluruh regulasi dan ketentuan hukum harus dipenuhi tanpa terkecuali,” ujar Heru, Minggu (6/9/2026).

Dia menuturkan, BUMDes tidak bisa langsung masuk ke bisnis pemasokan bahan pangan tanpa menyiapkan fondasi usaha.

Musyawarah desa (musdes) harus dilakukan untuk menetapkan unit usaha komoditas pangan. Legalitas kelembagaan dan perizinan usaha juga wajib diselesaikan.

Baca Juga: Terdampak Asap, Warga Plesungan Karanganyar Ngungsi ke GOR UTP Solo, Rabu Harus Geser karena Dipakai Wisuda

Koordinator SPPG Kabupaten Karanganyar Rifki Seva menyambut baik rencana tersebut.

”Prinsipnya kami sangat terbuka. Namun jujur, kemarin saat bertemu rekan-rekan BUMDes, mereka sendiri belum memetakan secara detail komoditas apa saja yang sanggup mereka sediakan,” ungkap Rifki. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
Dispermades karanganyar SPPG bumdes Mbg