Diduga Terjun ke Sumur, Warga Jumapolo Karanganyar Berhasil Dievakuasi: Ini Penuturan Keluarga

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 17:08 WIB

 

Upaya evakuasi warga dari dalam sumur di Dusun Plawan RT 04/RW 10, Desa Plawan, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar, Senin (7/9/2026) pagi. (Rudi Hartono/Radar Solo)
Upaya evakuasi warga dari dalam sumur di Dusun Plawan RT 04/RW 10, Desa Plawan, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar, Senin (7/9/2026) pagi. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Seorang perempuan berusia 48 tahun ditemukan berada di dalam sumur sedalam 18 meter di Dusun Plawan RT 04/RW 10, Desa Plawan, Kecamatan Jumapolo, Karanganyar, Senin (7/9/2026) pagi.

Korban bernama Wiji berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Proses evakuasi dilakukan Damkar Satpol PP Karanganyar bersama BPBD, SAR Karanganyar, potensi SAR, dan Polsek Jumapolo. Penanganan berlangsung mulai pukul 06.15 hingga 08.40 WIB.

Kasi Pemadam Kebakaran Damkar Satpol PP Karanganyar Danang Kusuma Wardana mengatakan, pihaknya menerima laporan dari personel BPBD terkait warga yang ditemukan berada di dalam sumur.

Baca Juga: Tragedi Maut SMPN 2 Sumberlawang Sragen, Terdakwa Anak Divonis 2,5 Tahun Penjara

”Setelah petugas tiba di lokasi, korban sempat dikira sudah meninggal karena tidak memberikan respons. Namun setelah dilakukan pengecekan, ternyata masih hidup,” ujar Danang saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).

Informasi dari keluarga menyebut kondisi Wiji mengalami perubahan dalam beberapa hari terakhir. Anak korban menceritakan, Wiji lebih banyak diam ketika diajak berkomunikasi dan tidak mau makan sejak beberapa hari terakhir.

Pada Senin dini hari, korban diketahui tidak berada di rumah. Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar lingkungan desa. Sekitar pukul 05.15, Wiji ditemukan berada di dalam sumur milik Sari, 83.

Baca Juga: Pemkab Karanganyar Gelontorkan Hibah Rp 1,26 Miliar ke 34 Kelompok Ternak

Petugas yang tiba di lokasi kemudian melakukan pengecekan kondisi korban. Sumur tersebut memiliki kedalaman sekitar 18 meter dengan ketinggian air mencapai empat meter.

”Kedalaman sumur sekitar 18 meter dan airnya sekitar empat meter. Setelah dipastikan masih hidup, petugas langsung melakukan evakuasi,” jelas Danang.

Proses penyelamatan dilakukan menggunakan sejumlah perlengkapan keselamatan, di antaranya SCBA, helm, sarung tangan, sepatu boot, dan senter.

Baca Juga: Siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi Sragen Meninggal usai Kejang, Pihak Sekolah Bungkam

Setelah berhasil diangkat dari dalam sumur, Wiji langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Danang menyebut proses evakuasi berjalan dengan melibatkan sejumlah unsur untuk memastikan keselamatan korban maupun petugas.

Pihak kepolisian bersama unsur terkait selanjutnya melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan kronologi dan kondisi korban. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
Satpol PP Karanganyar karanganyar jumapolo sar karanganyar sumur