RADARSOLO.COM – Posko pengungsian warga terdampak asap kebakaran TPA Putri Cempo di GOR Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Gondangrejo, Karanganyar ditutup, Kamis (10/9/2026) pukul 10.00 WIB.
Posko dipindahkan ke Balai Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo menyusul berkurangnya dampak dari kebakaran tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Sugiharjo menjelaskan, penutupan posko di UTP hasil koordinasi dengan forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan ketua RT/RW Dusun Surorejo.
Baca Juga: Naik Gunung Lawu via Jalur di Karanganyar Tak Lagi Titip KTP, Kini Mulai Terapkan E-Ticket
”Pengungsi yang berjumlah sekitar 90 hingga 100 jiwa sebenarnya sudah kembali ke rumah masing-masing sejak semalam. Pagi tadi (kemarin,Red) sifatnya ramah tamah dan pelepasan bersama relawan dan forkopimcam,” ujar Sugiharjo.
Meski demikian, BPBD tetap menyiagakan lokasi persinggahan di Balai Desa Plesungan jika sewaktu-waktu ketebalan asap kembali meningkat.
”Jika ada warga yang merasa sesak napas atau tidak nyaman di rumah, silakan beristirahat sementara di Aula Balai Desa Plesungan. Kami juga mengimbau warga langsung memeriksakan kesehatan ke Puskesmas atau BKD terdekat,” tambahnya.
Baca Juga: Kabel Internet di Gemolong Sragen Menjuntai, Leher Warga Sumberlawang Terjerat
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Plesungan Sumarno menegaskan, pihak desa telah menyiagakan perlengkapan seperti kasur lipat (velbed), logistik makanan-minuman, serta layanan medis hingga Sabtu mendatang.
”Kondisinya kan dinamis. Jika sore atau malam hari asap kembali pekat dan kabut merapat, warga bisa langsung menuju balai desa untuk beristirahat sejenak. Tempat, logistik, dan Pustu (Puskesmas Pembantu) yang ada di samping balai desa sudah bersiap,” terang Sumarno. (rud/adi)
Editor : Adi Pras