Kronologi Dugaan Perampokan Toko Sepatu di Karangpandan Karanganyar, Alat Pemukul Tertinggal di TKP

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 23:19 WIB
Ayu Fitriana pemilik toko sepatu dan pakaian Matahari Ayu Dusun Kandangmenjangan, Desa/Kecamatan Karangpandan, Karanganyar beber kronologi dugaan perampokan, Rabu (16/9/2026) malam. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)
Ayu Fitriana pemilik toko sepatu dan pakaian Matahari Ayu Dusun Kandangmenjangan, Desa/Kecamatan Karangpandan, Karanganyar beber kronologi dugaan perampokan, Rabu (16/9/2026) malam. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM— Kasus dugaan perampokan disertai penganiayaan berat yang terjadi di toko sepatu dan pakaian Matahari Ayu Dusun Kandangmenjangan, Desa/Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, mulai menemui titik terang.

Dua orang pelaku yang terdiri dari seorang pria dan wanita terindikasi sempat keluar-masuk toko sebelum melancarkan aksi kekerasan terhadap karyawan toko.

Pemilik toko, Ayu Fitriana, membeberkan bahwa berdasarkan rekaman kamera CCTV, kedua pelaku mendatangi lokasi sebanyak dua kali.

Baca Juga: Ada Bercak Darah di Meja Kasir Toko Sepatu di Karangpandan Karanganyar yang Diduga Jadi Sasaran Perampokan

Pada kedatangan awal, sepasang pelaku tersebut berpura-pura melihat serta memilih koleksi sepatu.

Setelah sempat meninggalkan lokasi, keduanya kembali datang.

Pelaku wanita kemudian berpura-pura hendak mengambil sepatu yang sempat ia lihat sebelumnya.

Saat korban sedang dalam posisi berjongkok untuk mengambil barang, pelaku langsung melakukan pemukulan.

“Dia sebelumnya sudah ke situ, cek sepatu. Habis itu bilang mau lihat yang sebelah sana. Habis itu datang lagi. Yang perempuan bilang mau yang tadi. Korban kan jongkok, habis itu langsung dipukul,” kata Ayu, Rabu (16/9/2026) malam.

Pelaku diduga menggunakan benda tumpul berbahan besi yang telah disiapkan sebelumnya untuk memukul karyawan toko.

Baca Juga: Dua Pelaku Perampokan Toko di Karangpandan Sempat Memilih Sepatu, lalu Kabur ke Arah Karanganyar 

Alat tersebut kemudian ditinggalkan begitu saja oleh pelaku di tempat kejadian perkara (TKP).

Akibat serangan mendadak tersebut, korban yang diidentifikasi bernama Nava menderita menderita luka parah pada area kepala serta tangan kiri.

Nava saat ini menjalani perawatan medis intensif. Bagian kepala korban harus mendapatkan sejumlah jahitan, sementara tangan kirinya mengalami patah tulang dan terpasang alat penyangga.

Meski masih mengalami trauma berat, korban dilaporkan sudah bisa berkomunikasi.

Mengenai kerugian materiil, Ayu menyampaikan hingga saat ini belum menemukan adanya barang dagangan maupun uang yang raib digondol pelaku.

Baca Juga: Perampokan Toko Sepatu di Karangpandan Karanganyar, Karyawan Tergeletak dengan Luka di Kepala

Hal tersebut lantaran kunci laci kasir dibawa langsung oleh korban sehingga pelaku gagal membukanya.

“Enggak ada barang yang hilang. Sementara belum ada yang hilang,” urainya.

Saat insiden berlangsung sekitar pukul 18.52 WIB, Nava diketahui menjaga toko seorang diri.

Sistem penugasan bergilir (shift) yang biasa diterapkan tidak berjalan lantaran salah satu karyawan lain sedang berhalangan hadir karena sakit.

Berdasarkan penuturan warga sekitar, kedua pelaku datang mengendarai sepeda motor jenis matic dari arah timur menuju barat. Usai melukai korban, keduanya melarikan diri melaju ke arah barat.

Anggota Polres Karanganyar terus menggelar olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti dari rekaman CCTV serta barang bukti besi yang tertinggal guna mengidentifikasi identitas kedua pelaku. (rud)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
perampokan toko sepati di karangpandan karanganyar perampokan di karanganyar toko sepatu di karangpandan kronologi perampokan di toko sepatu karangpandan dugaan perampokan