RADARSOLO.COM – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 menjadi momentum akselerasi pelayanan publik bagi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karanganyar.
Termasuk merilis aplikasi Sihubkar (Sistem Informasi Perhubungan Karanganyar) sekaligus bersiap menyambut era transportasi ramah lingkungan dengan pengadaan alat uji berkala (KIR) khusus kendaraan listrik.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengungkapkan, Sihubkar hadir sebagai jawaban atas tuntutan efisiensi dan kecepatan respons aduan masyarakat di sektor perhubungan, salah satunya penanganan masalah penerangan jalan umum (PJU).
Baca Juga: Kayu Jati di Ruas Jalan Karanganyar-Mojogedang Ditebang Sembarangan, DPUPR Turun Tangan
”Aplikasi ini didesain agar laporan warga langsung terdeteksi titik lokasinya secara presisi. Begitu ada aduan masuk, petugas Dishub di lapangan bisa langsung bertindak tanpa membuang waktu,” ujar Rober saat peringatan Harhubnas di kantor Dishub Karanganyar, Kamis (17/9/2026).
Dishub juga menyuntikkan alokasi anggaran khusus untuk mendatangkan peralatan pengujian berkala kendaraan (KIR) berbasis listrik.
Langkah strategis ini diambil guna mengakomodasi menjamurnya angkutan umum maupun angkutan barang bertenaga daya listrik di wilayah Bumi Intanpari.
Baca Juga: Hari Kesadaran Nasional, Polres Sragen Tanamkan Kedisiplinan ke Siswa
”Fasilitas uji KIR kendaraan listrik ini murni untuk merespons kebutuhan lapangan. Populasi kendaraan listrik untuk angkutan barang maupun umum terus tumbuh, tentu harus diimbangi dengan kesiapan sarana pengujian agar kelaikannya terjamin,” tutur bupati.
Sementara itu, Kepala Dishub Karanganyar Bambang Jatmiko menjelaskan, pengadaan peralatan teknis KIR kendaraan listrik saat ini sedang berjalan.
Tak hanya sarana fisik, kesiapan sumber daya manusia (SDM) penguji pun telah dimatangkan jauh-jauh hari.
Baca Juga: Cegah Karhutla Gunung Lawu Merembet ke Karanganyar, Siagakan Tim di Hutan Lindung
”Sebelumnya kami belum memiliki fasilitas teknis ini, padahal regulasi mengamanatkan kendaraan listrik wajib uji KIR. Pak Bupati memberi dukungan penuh melalui alokasi anggaran. Untuk SDM, kami sudah mematangkannya dengan mengirim dua personel untuk mengikuti pelatihan teknis selama tiga hari di Tegal beberapa waktu lalu,” terang Bambang.
Kendati hujan apresiasi mengalir atas inovasi yang diluncurkan, Bupati Rober tetap mewanti-wanti jajarannya agar tak cepat berpuas diri.
Ia menekankan agar momentum Harhubnas dimaknai sebagai sarana introspeksi diri dalam menyerap setiap kritik dan masukan dari publik.
Baca Juga: Diduga Belum Mengantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Lahan di Jenar Sragen Disorot
”Peringatan Harhubnas ini adalah momentum untuk introspeksi. Mari jadikan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi demi memberikan pelayanan yang paling optimal,” tandasnya. (rud/adi)
Editor : Adi Pras