RADARSOLO.COM – Sehari setelah peristiwa aksi kekerasan penjaga toko di Karangpandan, aksi koboi terjadi di Matesih, Karanganyar. Kali ini menimpa RA, 21.
Usai bangun tidur dia mendapati orang asing sudah berada di dalam kamarnya. Pria tersebut diduga hendak mencuri setelah masuk ke rumah warga di Dusun Sidodadi, Desa Ngadiluwih, Kecamatan Matesih, Jumat (18/9/2026) pagi.
Tak hanya kehilangan dua telepon seluler, korban juga sempat diancam ketika mengejar orang tersebut. Pelaku diduga mengacungkan benda menyerupai pistol sebelum melarikan diri.
Baca Juga: Hari Perhubungan Nasional, Dishub Karanganyar Siapkan Alat Uji KIR Khusus Mobil Listrik
Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiono mengatakan, kejadian berlangsung sekira pukul 07.50. Saat itu, korban masih tertidur di kamar.
Korban kemudian mendengar suara pintu utama rumah dibuka. Karena mengira anggota keluarganya pulang, korban tidak menaruh curiga.
Tak lama kemudian, seseorang masuk ke kamar dan menyalakan lampu. Korban pun terbangun dan mendapati orang asing berada di dalam kamarnya.
“Korban melihat pelaku masuk ke dalam kamar,” kata Wikan.
Baca Juga: Batal Bubar, Kangen Band Dipastikan Tampil di Sragen Akhir Tahun Ini
Orang tersebut kemudian berusaha meninggalkan rumah. Menyadari ada orang asing, korban langsung mengejarnya.
Saat dikejar, pelaku diduga mengambil benda menyerupai pistol dari pinggang dan mengarahkannya kepada korban. Karena terancam, korban tidak melanjutkan pengejaran.
Setelah memastikan kondisi rumah, korban mendapati dua unit telepon selulernya telah hilang. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Matesih sekitar pukul 10.00.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
Petugas juga menelusuri keberadaan dua telepon seluler yang hilang serta memastikan jenis benda yang digunakan untuk mengancam korban. Kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian. (rud/bun)
Editor : Adi Pras