RADARSOLO.COM - Proses identifikasi korban kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 memasuki babak baru.
Pihak keluarga dari tiga pemuda asal Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar diminta menyiapkan data diri guna kebutuhan pemeriksaan tes DNA.
Salah satu yang diminta bersiap adalah keluarga dari Ahda Dhiyaurohman.
Jajaran kepolisian telah mengontak pihak keluarga untuk selanjutnya diarahkan berkoordinasi langsung dengan tim medis Dokkes Polda Jawa Tengah.
Baca Juga: Balap Liar Jadi Perhatian, Polisi Perkuat Razia Malam Minggu di Jateng
Pengambilan sampel DNA ini merupakan bagian dari prosedur ilmiah pencocokan identitas para korban (ante-mortem dan post-mortem).
Kabar perkembangan penanganan ini diterima Pemdes Ngringo dari Nurul Bahri, salah satu perwakilan orang tua korban.
Plt Kepala Desa Ngringo Apri Linawati mengonfirmasi bahwa keluarga diminta melengkapi dokumen kelengkapan data diri sebelum prosedur medis dijalankan.
“Informasinya keluarga sudah dihubungi. Diminta menyiapkan data diri dan nantinya akan dihubungkan dengan dokter dari Polda Jateng untuk persiapan tes DNA,” ujar Apri, Minggu (20/9/2026).
Ia menegaskan bahwa pihak keluarga menyatakan kesiapannya untuk melakoni seluruh tahapan medis yang diperlukan.
Baca Juga: Tribun Selatan Ricuh, Panpel Persik Kediri Ditegur Keras Komdis PSSI
Pemdes Ngringo juga terus mengawal perkembangan informasi dan siap menjadi jembatan komunikasi jika dibutuhkan.
Permintaan persiapan tes DNA ini menjadi titik terang bagi pihak keluarga yang terus menanti kepastian kondisi anggota keluarganya.
Kendati demikian, tahapan ini merupakan langkah verifikasi dan belum dapat menyimpulkan hasil akhir identifikasi.
Pemeriksaan DNA difungsikan untuk memadukan data biologis korban yang ditemukan dengan sampel darah pembanding dari orang tua atau keluarga kandung.
Baca Juga: Update Klasemen Liga 2 dan Jadwal Hari Ini: Persis Solo, PSIS Semarang, Persela, PSMS Masih Bimbang
Hasil validasi tetap menunggu keterangan resmi dari tim identifikasi medis dan otoritas berwenang.
Sejauh ini, tiga pemuda asal Desa Ngringo terdaftar sebagai bagian dari rombongan penumpang dalam insiden yang menimpa KM Virgo Transport 8 tersebut.
"Kami masih mengikuti perkembangannya. Yang jelas keluarga siap apabila memang diperlukan untuk proses DNA," terang Apri. (rud)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com