RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten Karanganyar terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kalangan generasi muda.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengajak para pelajar SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Karanganyar berani mengambil peran sebagai duta antinarkoba.
Hal itu disampaikan saat sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di SMA Negeri Tawangmangu, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: Capaian Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Karanganyar Baru 11,9 Persen
Menurut bupati, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan bangsa.
Karena itu, pelajar tidak hanya dituntut berprestasi secara akademik, tetapi juga harus mampu menjaga diri dari berbagai ancaman yang dapat menghambat masa depan, termasuk penyalahgunaan narkotika.
”Narkotika menjadi salah satu ancaman terhadap generasi muda yang merupakan penerus bangsa. Pemerintah Kabupaten Karanganyar hadir di tengah-tengah masyarakat maupun di sekolah untuk memastikan semuanya bebas narkoba,” ujar Bupati Rober.
Bupati menekankan, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak cukup hanya dilakukan pemerintah dan aparat penegak hukum.
Baca Juga: Terminal Pilangsari Sragen Memprihatinkan, Minim Penerangan hingga Fasilitas Rusak
Peran generasi muda untuk saling mengingatkan, berani menolak narkotika, serta membangun lingkungan pergaulan yang sehat.
Selain itu menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas narkoba.
Untuk itu, bupati mengajak para siswa menjadi bagian dari gerakan pencegahan narkotika dengan mengambil peran sebagai duta antinarkoba.
”Siap menjadi duta antinarkoba?” serunya.
Bupati juga berpesan agar para pelajar mampu menjaga diri, memilih pergaulan yang sehat, dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merusak masa depan.
Baca Juga: Tolak Proyek Geothermal di Gunung Lawu, Aliansi Jaga Lawu Karanganyar Lari 150 Km ke Kantor Gubernur
Ia mengingatkan pentingnya menghargai perjuangan orang tua yang telah memberikan dukungan agar mereka dapat menempuh pendidikan dan meraih cita-cita.
”Jaga diri, jaga pergaulan, dan jangan sia-siakan perjuangan orang tua. Masa depan kalian masih panjang dan harus dijaga sejak sekarang,” pesannya.
Melalui sosialisasi P4GN di lingkungan pendidikan, Pemkab Karanganyar mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif di kalangan pelajar untuk berani berkata tidak terhadap narkotika.
Baca Juga: Pemuda ODGJ di Sragen Ngamuk Bawa Sajam, Dipicu Telat Kontrol Medis
Generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi diharapkan menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. (rud/adi)
Editor : Adi Pras