Petani di Jatiyoso Karanganyar Tewas Terjebak Kebakaran Ladang, Panik saat Padamkan Api

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 13:54 WIB

 

Anggota Polsek Jatiyoso saat melakukan olah TKP di kawasan ladang milik korban.  (Rudi Hartono/Radar Solo)
Anggota Polsek Jatiyoso saat melakukan olah TKP di kawasan ladang milik korban. (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Niat memadamkan api justru berujung petaka. Marto Wiyono, 69, petani asal Dusun Sawit, Desa Wukirsawit, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar tewas setelah terjebak kobaran api saat kebakaran melanda ladang, Minggu (27/9/2026) sore.

Informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00. Api sebelumnya diketahui membakar lahan milik tetangga korban. Marto yang panik kemudian berusaha membantu memadamkan api.

Namun, kobaran api semakin meluas. Korban justru terjebak di area ladang yang terbakar dan tidak berhasil menyelamatkan diri.

Baca Juga: TPA Putri Cempo Bebas Asap, Tim DLH Tetap Sirami Gunungan Sampah

Jenazah korban ditemukan di kawasan rumpun bambu dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Camat Jatiyoso Mahmud Aziz Arifin mengatakan korban sempat berupaya memadamkan api setelah mengetahui lahan di sekitar lokasi terbakar.

“Korban terjebak di kebakaran tersebut dan tidak bisa menyelamatkan diri setelah panik ingin berusaha untuk memadamkan api yang sebelumnya sempat membakar lahan milik tetangganya,” terang Mahmud saat dihubungi, Senin (28/9/2026) siang.

Baca Juga: Bupati Karanganyar Dorong Putra Putri Lawu Gencarkan Promosi Wisata lewat Digital

Berdasarkan laporan yang diterima BPBD Karanganyar, api pertama kali diketahui sekitar pukul 15.00 oleh Kiyem, istri korban. Saat itu, saksi melihat seseorang membakar ladang atau tunon di belakang rumahnya.

Api kemudian menjalar hingga membakar area ladang. Sunarso, Kepala Dusun Sawit, bersama relawan Wukir Siaga dan warga sekitar berusaha melakukan pemadaman.

Di tengah proses pemadaman tersebut, mereka mendapati korban telah terjebak di area ladang yang terbakar. Korban ditemukan di sekitar rumpun bambu dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Baca Juga: DPRD Sragen Desak Tambah Anggaran untuk PJU

Petugas dan warga kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Wukirsawit. Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh relawan Wukir Siaga bersama masyarakat.

Dugaan awal, kebakaran dipicu aktivitas pembakaran ladang atau tunon. Kondisi lahan yang kering selama musim kemarau membuat api berpotensi cepat merambat.

Pemerintah Desa Wukirsawit juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas pembakaran lahan.

Baca Juga: KPU Solo Temukan 43 Data Pemilih Tidak Memenuhi Syarat

Warga diminta tidak melakukan pembakaran sembarangan, terlebih saat kondisi lingkungan kering dan mudah terbakar.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu korban jiwa. Penanganan di lokasi dilakukan bersama warga dan relawan, sementara laporan kejadian telah diteruskan kepada BPBD Karanganyar. (rud/adi) 

Editor : Adi Pras
BPBD Karanganyar karanganyar kebakaran petani jatiyoso