Jenazah Korban KM Virgo Transport asal Karanganyar Dimakamkan, Dikenali dari Tanda Lahir

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 18:59 WIB

 

Peti jenazah Jevon Joechelin Jotham dipeluk keluarga saat tiba di rumah duka di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Rabu (30/9/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Peti jenazah Jevon Joechelin Jotham dipeluk keluarga saat tiba di rumah duka di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Rabu (30/9/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Kenangan mendalam dan kalimat perpisahan penuh makna kini menjadi ingatan tak terhapuskan bagi Totok Haryono, 50.

Putra tercintanya, Jevon Joechelin Jotham, 19, yang menjadi salah satu korban tragedi KM Virgo Transport 8, akhirnya berhasil teridentifikasi oleh tim medis dan kepolisian.

​Kabar kepastian tersebut diterima pihak keluarga pada Selasa (29/9/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB melalui sambungan telepon dari RS Bhayangkara Banjarmasin.

Baca Juga: Duh, Kasus TBC di Karanganyar Tembus 795 Orang: Ini Gejalanya

Sebelum kepastian tes DNA keluar, pihak rumah sakit sempat mengonfirmasi ciri-ciri fisik korban kepada Totok.

”Sekitar pukul 01.40 WIB, pihak rumah sakit menelepon menanyakan apakah ada tanda lahir khusus di tubuh Jevon. Saya jelaskan ada tanda lahir berbentuk bulat sebesar koin Rp 500 berwarna cokelat di bagian siku lengan. Selain itu, kalung perak yang dikenakan Jevon juga masih melekat. Hasil tes DNA kemudian menguatkan bahwa jenazah tersebut benar anak saya,” ujar Totok saat ditemui di rumah duka, Rabu (30/9/2026) siang.

​Bagi Totok, kepastian ini membawa kelegaan tersendiri di tengah duka mendalam. Setelah berhari-hari menanti kepastian dan bolak-balik Karanganyar–Surabaya, keluarga akhirnya bisa memberikan penghormatan terakhir secara layak.

​Mengingat kembali momen sebelum keberangkatan, Totok menceritakan impian mulia putra mudanya itu.

Baca Juga: Kasus Guru Cubit Siswa di Sragen, Ayah Korban: Kalau Urusan dengan Anak, Kadang Separuh Akal Sehat Kita Hilang

Jevon sempat memohon doa restu dengan tekad ingin bekerja keras demi membangun rumah dan membahagiakan orang tuanya.

Namun, ucapan yang paling berkesan sekaligus menyayat hati adalah momen saat Jevon bersama dua rekannya, Ada dan Aldo, hendak bertolak menuju Pelabuhan Tanjung Perak dari Semarang.

”Waktu saya antar, mereka bertiga berdiri memberi hormat dan bilang, 'Mati bareng, selamat bareng, sukses bareng.' Ucapan itu yang terus teringat sampai sekarang,” tutur Totok lirih.

Almarhum Jevon Joechelin Jotham meninggal di usia 19 tahun. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka yang beralamat di Jl. Pesona 3 No. 30 GPNI Karangrejo, Ngringo, Jaten, Karanganyar pada Rabu Kliwon (30/9/2026) pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Pelaku Dugaan Perampokan Toko Sepatu di Karangpandan Karanganyar Diringkus di Sidoarjo Jatim

Selanjutnya dimakamkan di Astana Purwoloyo, Pucangsawit, Jebres, Kota Solo berdekatan dengan lokasi pemakaman rekannya, almarhum Aldo, yang sebelumnya juga menjadi korban KM Virgo. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
km virgo transport 8 karanganyar jaten solo tes dna