Pemancing di Matesih Karanganyar Temukan Jasad Tengkurap di Aliran Kali Samin

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 15:19 WIB
Polisi melakukan visum terhadap jasad kakek yang ditemukan di Kali Samin, Desa Gantiwarno, Kecamatan Matesih, Karanganyar, Kamis (8/10/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Polisi melakukan visum terhadap jasad kakek yang ditemukan di Kali Samin, Desa Gantiwarno, Kecamatan Matesih, Karanganyar, Kamis (8/10/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Niat hati ingin menikmati libur sembari melempar kail, dua pemancing temukan jasad di aliran Kali Samin, Dusun Pasekan, Desa Gantiwarno, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Kamis (8/10/2026) pagi.

​Mayat tersebut belakangan diketahui bernama Patmo Parman, 87, buruh tani asal Dusun Klotok RT 02 RW 08, Desa Bolong, Kecamatan Karanganyar.

Lansia yang diketahui mengidap pikun itu sempat dikabarkan menghilang dari rumahnya sejak dua hari lalu.

Baca Juga: Perkuat Akurasi Data Bansos, 194 Petugas PMK Karanganyar Digembleng Jadi Agen Perlinsos

​Kejadian berawal saat Puput Rinanto, 27; dan Bangun Andi Prasetyo, 42, mulai memancing sekitar pukul 08.00 WIB.

Awalnya, mereka mengadu peruntungan di dekat area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punukan.

Namun, karena tak kunjung mendapatkan satu ekor pun ikan, mereka akhirnya menyusuri tepi sungai ke arah barat mendekati area gerojokan.

​Saat berjalan kaki sejauh 500 meter menyusuri aliran air, pandangan Puput terhenti pada benda mencurigakan di tengah sungai.

Baca Juga: Sempat Terhenti Hampir Setahun, Bupati Klaten Pastikan Bansos Sumiyem Warga Sajen Trucuk Aktif Kembali Per Sep

Setelah didekati bersama Bangun, alangkah kagetnya mereka saat menyadari benda yang disangka sampah itu adalah jasad manusia.

”Kedua saksi yang hendak pindah spot mancing melihat ada orang dalam kondisi tengkurap di sungai,” ujar Kapolsek Matesih Iptu Mokhamad Ilyas mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti.

”Mereka langsung memberitahukan warga sekitar dan melapor ke Kepala Desa Gantiwarno, yang diteruskan ke Polsek Matesih,” imbuhnya.

​Menerima laporan pukul 09.00 WIB, tim gabungan yang terdiri atas personel Polsek Matesih, Inafis Polres Karanganyar, BPBD, Tim Medis Puskesmas Matesih, hingga Relawan Samber Nyowo mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban.

Baca Juga: Penyelesaian Hak 127 Karyawan Pabrik di Karanganyar, Perusahaan Bayar Gaji dan Pesangon dalam 30 Hari ke Depan

Dari saku dan pakaian korban, petugas menemukan barang bukti berupa tongkat bambu penuntun jalan serta uang tunai Rp 17 ribu.

​Hasil pemeriksaan visum luar yang dilakukan oleh tim dari Puskesmas Matesih mengonfirmasi tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban. Kematian diperkirakan terjadi lebih dari 6 jam sebelum ditemukan akibat tenggelam.

Anak korban, Sarjono mengungkapkan, ayahnya sering pergi berjalan kaki tanpa pamit dan lupa jalan pulang jika kelelahan.

Pihak keluarga menyatakan menerima insiden ini sebagai musibah murni dan menolak tindakan otopsi.

Baca Juga: 7 Glamping Tawangmangu Karanganyar Paling Hits 2026, Harga Mulai Rp300 Ribuan Dapat View Magis nan Estetis

Usai pemeriksaan medis selesai, jenazah Patmo Parman langsung diserahterimakan kepada keluarga untuk segera dimakamkan. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
jasad karanganyar pemancing matesih kali samin