RADARSOLO.COM – Setelah sekitar 80 persen jalan kabupaten masuk kategori mantap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar kini menyiapkan gerak cepat untuk mengejar ruas yang masih membutuhkan penanganan.
Dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi menjadi salah satu tumpuan untuk mempercepat perbaikan hingga 2027.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar Asihno Purwadi mengatakan, capaian kemantapan jalan yang sudah berada di angka 80 persen menjadi modal untuk melanjutkan penanganan ruas lainnya. Masih terdapat sekitar 20 persen ruas jalan yang perlu mendapat perhatian.
Baca Juga: Pembakaran Sampah Berujung Maut: Lansia di Gemolong Sragen Meninggal Dunia Terjebak Kobaran Api
”Yang 80 persen kan sudah mantap. Sisanya yang 20 persen mendapat dukungan dari DAK, (bantuan keuangan) provinsi, dan DAU APBD. Intinya seperti itu,” ujar Asihno, Kamis (15/10/2026).
Menurut dia, penanganan jalan tersebut mencakup ruas dengan total panjang sekitar 300 kilometer (km).
Pemkab tidak hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah, tetapi juga mengoptimalkan sumber pendanaan eksternal melalui dana alokasi khusus (DAK) maupun bantuan keuangan dari pemerintah provinsi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat peningkatan kondisi jalan. Terlebih, kebutuhan penanganan infrastruktur terus berkembang seiring mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi yang semakin tinggi.
Untuk rencana penanganan tahun depan, Asihno menyebut masih ada sejumlah tahapan yang harus diselesaikan.
DPUPR Karanganyar terlebih dahulu melakukan sinkronisasi data melalui proses desk bersama Kementerian Pekerjaan Umum yang dijadwalkan berlangsung awal November.
”Data ruasnya masih dinamis. Nanti setelah desk dengan kementerian baru bisa lebih jelas ruas mana saja yang akan ditangani,” katanya.
Dari sisi anggaran, terdapat proyeksi dukungan sekitar Rp 63 miliar untuk tahun depan. Namun, angka tersebut masih menunggu kepastian final sesuai hasil pembahasan dan sinkronisasi program.
Di sisi lain, percepatan pembangunan jalan juga diarahkan untuk membuka konektivitas antarkawasan.
Baca Juga: Tambal Jalan Rusak, Warga Singopadu Sragen Rogoh Kocek Pribadi Demi Keselamatan Pengendara
Pemkab Karanganyar memproyeksikan pembangunan jalan tembus dari Bejen menuju Gayamdompo hingga tersambung ke Karangpandan pada 2027.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan, pengembangan akses tersebut diharapkan mampu menjadi jalur alternatif sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan.
Rencana itu disampaikan saat meninjau perbaikan Jalan MGR Sugiyopranoto ruas Bejen–Gayamdompo, Rabu (14/10/2026) sore.
”Nanti saat weekend atau musim liburan, kunjungan kendaraan dari Bejen bisa lewat jalan sini menuju Gayamdompo, bahkan nantinya langsung tembus sampai Karangpandan,” ujar Rober. (rud/adi)
Editor : Adi Pras