Hutan Lawu Terbakar, Api Berkobar di Utara Gondosuli Karanganyar

Rudi Hartono RS • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:40 WIB

 

Tim gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Lawu, Gondonsuli, Tawangmangu, Karanganyar, Kamis (15/10/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)
Tim gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Lawu, Gondonsuli, Tawangmangu, Karanganyar, Kamis (15/10/2026). (Rudi Hartono/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kobaran api masih mengancam kawasan hutan Gunung Lawu di wilayah utara Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Kamis (15/10/2026) sore.

Di tengah medan hutan yang berbukit dan sulit dijangkau, tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman secara manual.

Sekat bakar atau ilar-ilar dibuat untuk menghambat penjalaran api agar kebakaran tidak semakin meluas.

Personel Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), TNI, Polri, BPBD, hingga relawan setempat masih bersiaga di lokasi.

Baca Juga: Pembakaran Sampah Berujung Maut: Lansia di Gemolong Sragen Meninggal Dunia Terjebak Kobaran Api

Mereka berupaya mengendalikan titik-titik api sekaligus memutus jalur rambatan kebakaran di lereng Gunung Lawu.

Kepala Desa Gondosuli Pangan mengungkapkan, warga melihat kepulan asap tebal yang muncul dari kawasan hutan di sebelah utara desa.

Namun, hingga Kamis (15/10/2026) sore, lokasi petak hutan dan luas area terdampak belum dapat dipastikan.

Proses pemadaman masih berlangsung dengan mempertimbangkan kondisi medan yang menyulitkan pergerakan personel.

Baca Juga: Kejar Jalan Mantap, DPUPR Karanganyar Sebut Tersisa 20 Persen yang Rusak

”Sudah ada laporan masuk, lokasinya di sebelah utara masuk wilayah Gondosuli. Tapi, untuk petak pastinya kami belum tahu, Mas. Saat ini personel dari Perhutani, LMDH, Polsek, Koramil, dibantu teman-teman relawan masih fokus melakukan proses pemadaman di lokasi,” ujar Pangan saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).

Terpisah, Camat Tawangmangu Eko Joko Widodo memastikan titik kebakaran berada di tengah kawasan hutan dan relatif jauh dari permukiman warga. Karena itu, permukiman penduduk untuk sementara masih dalam kondisi aman.

Meski begitu, upaya pengendalian terus dikebut untuk mengantisipasi api menjalar ke kawasan hutan lainnya.

”Lokasi kebakaran yang berada di tengah hutan dengan kontur berbukit membuat pemadaman harus dilakukan secara manual,” bebernya.

Baca Juga: Tambal Jalan Rusak, Warga Singopadu Sragen Rogoh Kocek Pribadi Demi Keselamatan Pengendara

Salah satu langkah yang ditempuh adalah membuat sekat bakar atau ilar-ilar sebagai pembatas agar kobaran api tidak semakin meluas.

”Titik api berada di tengah hutan, jauh dari permukiman warga. Saat ini kami terus berkoordinasi erat dengan Polri, TNI, BPBD, dan para relawan. Tim di lapangan sedang berupaya keras memadamkan api secara tradisional, salah satunya dengan membuat ilar-ilar (sekat bakar) agar kobaran api tidak makin meluas,” terang Eko. (rud/adi)

Editor : Adi Pras
tawangmangu gunung lawu karanganyar gondosuli bpbd