Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tren Minuman Kolagen untuk Bikin Kulit Putih dan Glowing, Amankah?

Syahaamah Fikria • Jumat, 11 Oktober 2024 | 06:46 WIB
Ilustrasi kolagen.
Ilustrasi kolagen.

RADARSOLO.COM - Kolagen adalah protein penting yang membantu membangun dan memperkuat jaringan tubuh, seperti kulit, tulang, dan pembuluh darah.

Karena manfaatnya yang luas, kolagen juga sering dan makin tren digunakan dalam produk perawatan kulit dan suplemen untuk meningkatkan elastisitas serta bikin kulit glowing.

Namun, apakah kolagen aman untuk dikonsumsi?

Manfaat Kolagen

Kolagen berperan sebagai pondasi utama yang menyatukan berbagai jaringan tubuh.

Ibarat lem, protein ini membantu merekatkan tulang, kulit, dan pembuluh darah.

Kolagen juga terbukti mempercepat pemulihan jaringan yang terluka, sehingga kerap dimanfaatkan dalam produk kecantikan dan kesehatan.

Namun, sebelum mengonsumsi kolagen untuk bikin kulit putih dan glowing, penting untuk memastikan keamanan produknya.

Sebaiknya pilih produk yang telah terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Dengan begitu, Anda bisa memastikan bahwa produk tersebut aman dan sesuai standar kesehatan.

Risiko Konsumsi Kolagen yang Tidak Terdaftar

Meski kolagen menawarkan berbagai manfaat, konsumsi produk yang tidak aman dapat menimbulkan efek samping.

Berikut beberapa risiko kesehatan yang mungkin timbul jika mengonsumsi kolagen yang tidak terdaftar di BPOM:

Konsumsi kolagen dalam jumlah besar tanpa diimbangi serat dan cairan yang memadai dapat menyebabkan sembelit, kembung, atau diare.

Hal ini karena tubuh perlu bekerja lebih keras untuk mencerna protein yang masuk.

Kolagen mengandung asam glutamat bebas yang dapat memicu sakit kepala atau insomnia, terutama pada orang dengan sensitivitas tinggi terhadap bahan tersebut.

Kolagen berisiko menyebabkan batu ginjal jika dikonsumsi berlebihan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat batu ginjal.

Untuk mencegah kondisi ini, disarankan untuk membatasi konsumsi kolagen tidak lebih dari 5-6 gram per hari.

Kelebihan konsumsi kolagen dapat memicu hiperkalsemia (kadar kalsium tinggi dalam darah), yang dapat menyebabkan mual, muntah, nyeri tulang, dan kelelahan.

Beberapa kandungan dalam kolagen, seperti kerang, ikan, dan telur, dapat memicu reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, dan sesak napas pada individu tertentu.

Cara Aman Mengonsumsi Kolagen

Agar aman, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen kolagen.

Pilihlah produk dari klinik kecantikan terpercaya atau yang diresepkan langsung oleh dokter kulit.

Selain itu, jangan lupa untuk memeriksa nomor registrasi BPOM pada kemasan produk. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#bpom #kolagen #perawatan kulit #Glowing