RADARSOLO.COM - Eksfoliasi salah satu perawatan wajah yang makin banyak dilakukan dan dirasakan manfaatnya. Apalagi kini kian banyak produk eksfolisi wajah yang ditawarkan dan jadi viral di TikTok.
Eksfoliasi merupakan proses mengangkat sel-sel kulit mati dari permukaan kulit.
Ya, seiring berjalannya waktu, sel kulit mati dapat menumpuk dan menyebabkan kulit tampak kusam, pori-pori tersumbat, serta berjerawat.
Eksfoliasi menjadi salah satu langkah penting dalam rutinitas perawatan wajah yang membantu menjaga kulit tetap sehat, cerah, dan halus.
Namun, meski eksfoliasi memiliki banyak manfaat, tidak semua orang tahu bagaimana cara melakukannya dengan benar.
Tak sedikit pula yang kurang paham cara memilih produk eksfoliasi yang tepat untuk kulit mereka. Sehingga cenderung hanya membeli produk yang viral di TikTok atau marketplace.
Manfaat Eksfoliasi Kulit
Eksfoliasi wajah memiliki banyak manfaat penting untuk kesehatan kulit, di antaranya:
1. Mengangkat Sel Kulit Mati
Kulit kita secara alami melepaskan sel kulit mati, tetapi proses ini bisa melambat seiring bertambahnya usia.
Eksfoliasi membantu mempercepat pengangkatan sel kulit mati, yang bisa membuat kulit tampak lebih cerah dan segar.
2. Meningkatkan Regenerasi Kulit
Dengan menghilangkan lapisan sel kulit mati, eksfoliasi merangsang regenerasi sel baru, yang membantu memperbaiki tekstur kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan, seperti garis halus dan kerutan.
3. Mencegah Jerawat dan Pori-pori Tersumbat
Eksfoliasi membantu membersihkan pori-pori dari kotoran, minyak berlebih, dan sel kulit mati yang dapat menyebabkan jerawat.
Ini juga membantu mencegah pembentukan komedo.
4. Meningkatkan Penyerapan Produk Skincare
Setelah eksfoliasi, kulit lebih bersih dan siap menyerap produk perawatan kulit, seperti serum atau pelembap, dengan lebih baik.
Hal ini membuat produk skincare bekerja lebih efektif.
5. Meratakan Warna Kulit
Eksfoliasi secara rutin dapat membantu meratakan warna kulit, mengurangi hiperpigmentasi, dan bekas jerawat.
Sehingga kulit tampak lebih cerah dan merata.
Jenis-Jenis Eksfoliasi Wajah
Ada dua jenis utama eksfoliasi wajah, yaitu eksfoliasi fisik dan eksfoliasi kimia.
Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung pada jenis kulit dan preferensi pribadi
1. Eksfoliasi Fisik (Physical Exfoliation)
Eksfoliasi fisik melibatkan penggunaan scrub atau alat eksfoliasi yang secara fisik menggosok sel kulit mati dari permukaan kulit.
Produk ini biasanya mengandung butiran halus, seperti biji-bijian atau gula.
- Kelebihan: Eksfoliasi fisik memberikan hasil instan; kulit terasa lebih halus setelah digunakan.
- Kekurangan: Jika digunakan terlalu sering atau terlalu kasar, eksfoliasi fisik bisa menyebabkan iritasi atau merusak kulit, terutama bagi kulit sensitif.
2. Eksfoliasi Kimia (Chemical Exfoliation)
Eksfoliasi kimia menggunakan bahan aktif seperti AHA (Alpha Hydroxy Acid), BHA (Beta Hydroxy Acid), atau PHA (Polyhydroxy Acid) untuk melarutkan dan mengangkat sel kulit mati tanpa harus digosok secara fisik.
- Kelebihan: Eksfoliasi kimia bekerja lebih lembut dan merata, serta dapat menembus lebih dalam ke pori-pori.
- Kekurangan: Bagi pemula atau kulit sensitif, eksfoliasi kimia bisa menyebabkan iritasi ringan jika digunakan terlalu sering atau dengan konsentrasi yang terlalu tinggi.
Cara Eksfoliasi Wajah dengan Benar
Agar eksfoliasi memberikan hasil yang optimal dan tidak menyebabkan kerusakan kulit, berikut panduan untuk melakukannya dengan benar:
- Pilih produk yang sesuai dengan jenis kulit
Jika Anda memiliki kulit sensitif atau kering, pilih eksfoliator kimia dengan kandungan AHA yang lebih lembut, seperti lactic acid atau PHA.
Untuk kulit berminyak atau berjerawat, eksfoliator yang mengandung BHA (seperti salicylic acid) dapat membersihkan pori-pori dan mengurangi jerawat.
Kulit normal atau kombinasi bisa menggunakan eksfoliator fisik yang lembut atau kombinasi AHA dan BHA.
- Gunakan 1-2 kali seminggu
Eksfoliasi terlalu sering dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kekeringan.
Mulailah dengan melakukan eksfoliasi 1-2 kali seminggu. Sesuaikan frekuensinya dengan kebutuhan kulit Anda.
- Hindari area sensitif
Hindari menggosok atau mengaplikasikan produk eksfoliasi pada area kulit yang sangat sensitif.
Seperti sekitar mata, karena area ini lebih tipis dan rentan terhadap iritasi.
- Selalu gunakan sunscreen setelah eksfoliasi
Eksfoliasi membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar UV.
Pastikan untuk selalu menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 setelah eksfoliasi untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria