Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Desa Sedayu, Pracimantoro Berdayakan Perempuan Lewat Kelas Make-up, Buka Peluang Ekonomi

Iwan Adi Luhung • Minggu, 16 Februari 2025 | 02:15 WIB
CANTIK: Program Kemayu atau kelas make-up yang digelar oleh pemerintah Desa Sedayu. Foto bawah, peserta program Kemayu dari kalangan ibu-ibu dan remaja.
CANTIK: Program Kemayu atau kelas make-up yang digelar oleh pemerintah Desa Sedayu. Foto bawah, peserta program Kemayu dari kalangan ibu-ibu dan remaja.

RADARSOLO.COM – Pemberdayaan perempuan di pedesaan semakin berkembang dengan program kreatif.

Salah satu contohnya adalah Kelas Make-up (Kemayu) yang dijalankan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sedayu, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri.

Program ini tidak sekadar mengajarkan perempuan berdandan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dengan membekali keterampilan sebagai make-up artist (MuA).

"Saat ini, perempuan ingin tampil cantik dalam berbagai acara. Melihat fenomena ini, kami berpikir untuk memberikan pelatihan agar mereka bisa berdandan sendiri sekaligus membuka peluang usaha," ujar Kepala Desa Sedayu, Aisiyah Manis Gayatri, Jumat (14/2/2025).

Program Kemayu telah berjalan sejak tahun lalu dan menyasar ibu-ibu serta remaja di Desa Sedayu.

Dengan pelatihan ini, peserta tidak hanya menghemat biaya make-up pribadi, tetapi juga bisa mengembangkan keterampilan menjadi profesi MuA profesional.

"Kami berikan pelatihan dasar make-up. Jika tertarik, peserta bisa melanjutkan kursus lanjutan. Kami juga siap menganggarkan pelatihan lebih lanjut," imbuh Aisiyah.

Pada pelaksanaan tahun lalu, program ini diikuti oleh 50 perempuan. Pemdes menggandeng praktisi MuA berpengalaman serta brand kecantikan yang ramah di kantong.

Menariknya, beberapa peserta yang mengikuti Kemayu tahun lalu kini telah mendalami dunia make-up artist secara profesional.

"Ada beberapa yang sudah membuka jasa make-up setelah mengikuti pelatihan. Mereka menambah ilmu dengan kursus tambahan," jelas Aisiyah.

Program ini juga memberikan manfaat lebih bagi warga desa. Saat ada acara hajatan atau pernikahan, mereka kini bisa menggunakan jasa MuA dari desa sendiri tanpa perlu menyewa perias dari luar yang biayanya lebih mahal.

"Dengan adanya MuA dari desa, biaya rias saat acara hajatan bisa lebih hemat. Ini juga membantu perekonomian perempuan di desa," tandas Aisiyah.

Melalui Kemayu, Desa Sedayu membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya soal keterampilan, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas. (al/dam)

Editor : Damianus Bram
#Make-up Artist #Desa Sedayu #Make-up #pracimantoro #wonogiri #mua