Bukan Cuma Soal Warna Kulit, Kenali Undertone Sebelum Pilih Makeup dan Outfit

Annas Rohmanda Purbaningrum • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:55 WIB
Memahami Undertone bisa Membantu Seseorang Menentukan Warna Makeup hingga Aksesoris yang Sesuai dengan Karakter Kulit.
Memahami Undertone Bisa Membantu Seseorang Menentukan Warna Makeup hingga Aksesoris yang Sesuai dengan Karakter Kulit.

RADARSOLO.COM - Warna foundation yang terlihat cocok di orang lain justru membuat wajah terlihat kusam saat digunakan? Atau ada warna baju tertentu yang membuat kulit terlihat lebih cerah, sementara warna lainnya justru membuat wajah tampak pucat?

Bisa jadi, masalahnya bukan pada warna kulit, melainkan undertone.

Undertone merupakan rona dasar yang berada di bawah permukaan kulit. Berbeda dengan warna kulit (skin tone) yang bisa berubah karena paparan sinar matahari atau faktor lainnya, undertone cenderung tetap.

Memahami undertone bisa membantu seseorang menentukan warna makeup, pakaian, hijab, hingga aksesoris yang lebih sesuai dengan karakter kulit.

Baca Juga: Pilih Cushion vs Foundation, Mana yang Terbaik? Rahasia Makeup Glowing Seharian, Anti Luntur dan Bebas Crack

Apa Itu Undertone?

Secara sederhana, undertone adalah warna dasar kulit yang berada di balik warna permukaannya. Karena itu, dua orang dengan warna kulit yang terlihat sama belum tentu memiliki undertone yang sama.

Undertone umumnya terbagi menjadi tiga kategori, yaitu warm, cool, dan neutral.

Pemilik undertone warm biasanya memiliki rona dasar kekuningan, keemasan, atau peach. Sementara undertone cool cenderung memiliki rona merah muda, kemerahan, atau kebiruan.

Ada pula undertone neutral, yaitu perpaduan antara karakter warm dan cool.

Baca Juga: Make Up Class Spesial Hari Kartini di Solo: Perempuan Berekspresi dan Berbudaya Lewat Riasan

Hal yang perlu diperhatikan, undertone berbeda dengan skin tone. Skin tone menggambarkan tingkat warna kulit yang terlihat dari luar, sedangkan undertone menggambarkan rona dasar di baliknya.

Kenapa Undertone Penting?

Mengetahui undertone bukan sekadar mengikuti tren kecantikan. Informasi ini dapat membantu ketika memilih berbagai produk dan warna yang akan digunakan pada tubuh.

Dalam makeup, misalnya, undertone dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika memilih foundation atau concealer. Warna yang sesuai dapat membuat makeup terlihat lebih menyatu dengan kulit.

Begitu pula dengan pakaian. Warna tertentu bisa membuat wajah terlihat lebih segar, sementara warna lainnya mungkin membuat kulit terlihat lebih kusam. Hal tersebut membuat undertone sering digunakan sebagai salah satu panduan dalam menentukan warna yang dianggap paling cocok.

Undertone juga dapat menjadi pertimbangan ketika memilih warna perhiasan. Warna emas sering dianggap cocok dengan undertone warm, sementara perak kerap dikaitkan dengan undertone cool. Namun, orang dengan undertone neutral biasanya memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menggunakan keduanya.

Baca Juga: Tren Make Up Zodiak: Terinspirasi Karakter Perfeksionis, Virgo Tampil Bold dan Menawan

Bagaimana Cara Mengetahui Undertone?

Ada beberapa cara sederhana yang sering digunakan untuk memperkirakan undertone. Salah satunya dengan melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan.

Jika pembuluh darah terlihat lebih kehijauan, seseorang kemungkinan memiliki undertone warm. Jika terlihat kebiruan atau keunguan, undertone yang dimiliki cenderung cool. Sementara jika sulit menentukan apakah warnanya lebih hijau atau biru, bisa jadi undertone-nya neutral.

Cara lain adalah memperhatikan perhiasan yang terlihat lebih menyatu dengan kulit. Jika warna emas terlihat lebih cocok, kemungkinan undertone cenderung warm. Jika perak terlihat lebih cocok, kemungkinan undertone cenderung cool.

Namun, cara-cara tersebut bukanlah patokan mutlak. Kondisi pencahayaan dan warna permukaan kulit dapat memengaruhi cara seseorang melihat warna.

Jangan Sampai Salah Bedakan dengan Warna Kulit

Salah satu kesalahpahaman yang sering terjadi adalah menganggap warna kulit secara otomatis menentukan undertone.

Padahal, seseorang dengan kulit terang bisa memiliki undertone warm, cool, maupun neutral. Begitu pula dengan pemilik kulit medium atau gelap.

Artinya, undertone tidak ditentukan hanya berdasarkan apakah kulit seseorang terlihat putih, kuning langsat, sawo matang, atau gelap.

Itulah sebabnya memahami undertone bisa menjadi cara yang lebih tepat untuk mengenali warna-warna yang terasa paling cocok dengan diri sendiri. (annas rohmanda purbaningrum)

 

Editor : Kabun Triyatno
annas rohmanda purbaningrum undertone warm cool neutral