Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Gaya Hidup Vegetarian Turunkan Risiko Sakit Jantung, Bukan Stroke

Perdana Bayu Saputra • Kamis, 8 September 2022 | 19:22 WIB
Ilustrasi otak manusia. Sejumlah penyakit juga bisa dialami otak salah satunya tumor hingga stroke. (Carrus Health)
Ilustrasi otak manusia. Sejumlah penyakit juga bisa dialami otak salah satunya tumor hingga stroke. (Carrus Health)
JawaPos.com – Hidup sehat menjadi vegetarian dan vegan dengan memilih konsumsi sayuran tanpa makan daging, menjadi pilihan sebagian orang. Niatnya, salah satunya untuk hidup lebih sehat. Benarkah demikian?

Dilansir dari Medical Dialogues, Rabu (7/9), penelitian terbaru mengungkapkan menjadi vegetarian menurunkan risiko penyakit jantung iskemik (IHD) dan penyakit kardiovaskular (CVD) tetapi tidak menurunkan risiko stroke. Para peneliti menyatakan hasil penelitian itu dalam meta-analisis yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition.

Studi menunjukkan penurunan 21 persen dan 15 persen dalam risiko IHD dan CVD masing-masing untuk vegetarian dibandingkan dengan nonvegetarian. Akan tetapi menjadi vegetarian tidak ada hubungan yang jelas untuk menurunkan risiko stroke atau subtipe stroke.

Metode Penelitian
Pakar Institut Kedokteran Klinis, Fakultas Kedokteran, Universitas Oslo, Oslo, Norwegia, Jarle Sæby Dybvik, dan rekan melakukan tinjauan sistematis dan meta-analisis studi kohort prospektif tentang CVD, IHD, dan risiko stroke pada vegetarian atau vegan versus nonvegetarian. Untuk tujuan ini, para peneliti mencari database online hingga 12 Agustus 2021. ROBINS-I digunakan untuk menilai risiko bias (RoB) dan kriteria World Cancer Research Fund (WCRF) digunakan untuk menilai kekuatan bukti.

Hasil Penelitian
Sebanyak 13 studi kohort (844.175 peserta, 115.392 CVD, 30.377 IHD, dan 14.419 kasus stroke) dimasukkan. Hasilnya, 15 persen risiko CVD relatif turun dan penurunan 21 persen dalam risiko relatif IHD untuk vegetarian dibandingkan dengan nonvegetarian.

“Akan tetapi tidak mengamati hubungan yang jelas untuk total stroke atau subtipe stroke,” tulis para peneliti.

“Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengklarifikasi hubungan antara pola makan vegetarian dan risiko stroke, dan hubungan antara pola makan vegan, dan CVD, IHD, dan stroke,” jelas para ahli. Editor : Perdana Bayu Saputra
#serangan stroke #gaya hidup vegetarian #sakit jantung #risiko sakit jantung #vegetarian