Dokter Yunia Wahdiyati mengatakan, dari sisi kesehatan chiki ngebul itu memang tidak layak untuk dikonsumsi. Sebab, ada zat nitrogennya yang tidak baik bagi tubuh.
"Snack-nya sebenarnya layak konsumsi, yang tidak layak dikonsumsi itu karena ada zat nitrogen yang ditambahkan di situ. Untuk menimbulkan efek asap bisa keluar dari mulut," kata dokter yang menjabat sebagai direktur RSUD Ir Soekarno Sukoharjo ini.
Menurut Yunia, efek dari nitrogen yang disemprotkan ke jajanan atau snack tersebut menjadikan makanan yang terkena zat itu menjadi tidak layak dikonsumsi. Terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
"Nitrogen ini dapat menimbulkan efek negatif bila dikonsumsi. Dan bila terhirup, dapat menimbulkan sesak napas. Apalagi bila konsumen memiliki riawayat asma," tutur dia.
Efek paling berbahaya apabila terlalu sering mengonsumsi jajanan atau snack ngebul, nitrogen itu bisa membahayakan kondisi lambung manusia yang mengonsumsinya. Kondisi itu bisa semakin parah karena kandungan nitrogen bisa merobek dinding lambung.
"Ini yang menimbulkan nyeri mendadak di perut, menggembung besar dan keras," ucap Yunia.
Meski Sukoharjo belum ada temuan kasus, terkait chiki ngebul, dia sudah melakukan antisipasi dengan memberikan imbauan kepada masyarakat tentang bahaya chiki ngebul apabila dikonsumsi.
"Untuk kasus yang dilarikan ke RSUD belum ada. Kami juga berupaya memberikan edukasi ke masyarakat, melalui kegiatan PKRS (pendidikan kesehatan rumah sakit) tentang bahaya konsumsi chiki ngebul," kata dia.
Kepala UPTD Puskesmas Sukoharjo Kunari Mahanani mengatakan, nitrogen akan menyebabkan korosi dari zat nitrogen yang menyebabkan perut kembung, terasa sakit dan kaku seperti kayu.
Dijelasakan Kunari, gejala paling terlihat adalah perut membesar dan kaku. Hal itu terjadi dalam jarak 15 menit usai mengkonsumsi makanan yang mengandung nitrogen cair. Sebab, menurutnya daya serap zat tersebut cukup cepat hingga menuju ke lambung. Langkah pertama ketika mendapati anak dengan gejala serupa, segera membawa ke rumah sakit karena hal itu merupakan keadaan medis darurat.
"Tidak perlu dibawa ke puskesmas harus langsung dibawa ke rumah sakit. Karena memang terlihat sepele tetapi sangat berbahaya karena bisa menimbulkan kebocoran lambung," kata Kunari. (kwl/bun/dam)
Dampak Pengguna Nitrogen Cair Berlebihan
- Radang dingin
- Luka bakar atau cold burn pada jaringan kulit
- Tenggorokan terasa seperti terbakar
- Kerusakan internal organ.
Mengapa Bisa Berbahaya?
- Suhu yang teramat dingin dan langsung bersentuhan dengan organ tubuh dalam waktu yang panjang
- Dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kesulitan bernapas yang cukup parah