Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Manfaat Donor Darah: Bisa Menyelamatkan Nyawa Orang, Jaga Kesehatan Jantung Pendonor

Damianus Bram • Minggu, 11 Juni 2023 | 19:00 WIB
TAHAN SAKIT: Kepala Unit Donor Darah PMI Wonogiri dr. Heri Susanto mendonorkan darahnya belum lama ini.  (ISTIMEWA)
TAHAN SAKIT: Kepala Unit Donor Darah PMI Wonogiri dr. Heri Susanto mendonorkan darahnya belum lama ini. (ISTIMEWA)
RADARSOLO.COM - Donor darah memiliki banyak manfaat. Selain bisa membantu menyelamatkan nyawa, donor darah bisa memiliki manfaat bagi tubuh pendonornya.

Kepala Unit Donor Darah PMI Wonogiri dr. Heri Susanto menerangkan, saat seseorang membutuhkan darah, semisal untuk kebutuhan operasi dan tidak mendapatkan darah, bisa saja orang tersebut meninggal. Jadi, saat ada darah pendonor, itu bisa menyelamatkan jiwa orang lain. Ini jelas hal positif dari sebuah pahala yang diberikan seseorang dengan cara mendonorkan darahnya.

"Jelas itu bisa menyelamatkan nyawa orang lain," ujar Heri, Jumat (9/6/2023).

Kemudian manfaat lainnya adalah menjaga kesehatan jantung dan juga memperlancar aliran darah. Heri menerangkan, dengan donor darah volume darah yang dipompa jantung berkurang.

"Kerja jantung bisa lebih ringan. Dengan berdonor hati, pendonor juga bisa tenang karena sudah membantu menyelamatkan nyawa orang. Dengan rileks, jantung juga lebih sehat kan," terang dia.

Selain itu, donor darah juga mendorong regenerasi sel darah merah. Heri menerangkan, sel darah merah terus dibuang lewat urin, feses, keringat, hingga menstruasi pada wanita.

"Dengan donor, regenerasi sel darah merah bisa lebih cepat lagi," bebernya.

Daripada terbuang sia-sia, maka sel darah merah juga bisa ikut didonorkan. Dengan pengambilan darah yang mendadak, papar Heri, itu akan merangsang tubuh untuk memproduksi sel darah merah. Jadi, tumbuh sel darah merah yang baru.

Selain itu, manfaat lain donor darah adalah bisa mengetahui kondisi kesehatan pendonor. Misalnya saat pendonor melakukan pemeriksaan tensi.

"Kalau semisal tensinya tinggi, kami beri tahu bagaimana pengobatannya dan lain sebagainya," terangnya.

Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium. Dari pemeriksaan itu, apakah pendonor memiliki penyakit yang bisa menular lewat darah. Misalnya HIV, sifilis, hepatitis B, hingga hepatitis C.

"Kalau tidak ada pemberitahuan dari kami, berarti pendonor sehat. Kalau ada pemberitahuan, yang bersangkutan bisa bertemu dengan saya dan berkonsultasi. Bisa diarahkan ke yang lebih berkompeten dan mendapatkan penanganan," papar Heri. (al/nik/dam) Editor : Damianus Bram
#regenerasi sel darah merah #Manfaat Donor Darah #PMI Wonogiri #donor darah