RADARSOLO.COM - Ubi ungu hangat sangat nikmat disantap di kala santai di pagi atau sore hari. Ubi ungu kukus juga bisa dijadikan camilan alternatif yang cukup menyehatkan.
Ya, ubi ungu mengandung pigmen betakaroten dan antosianin yang berperan sebagai antioksidan. Mengonsumsi makanan ini dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Ubi ungu mengandung antosianin tiga kali lebih banyak dibandingkan blueberry. Ubi ungu banyak mengandung serat sehingga mempunyai efek menurunkan kolesterol dan menyeimbangkan kadar glukosa. Serat tidak larut yang terkandung di dalamnya, membantu menjaga usus tetap sehat dan teratur.
Berikut beberapa manfaat ubi ungu lainnya bagi kesehatan tubuh, dikutip dari halodoc:
1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Vitamin A (beta-karoten) dan vitamin C merupakan dua vitamin antioksidan paling kuat dan keduanya ditemukan pada ubi ungu. Sebenarnya semua ubi ungu mengandung vitamin A, namun vitamin A pada ubi ungu jauh lebih banyak kandungannya. Mirip dengan vitamin C. Kombinasi vitamin A dan vitamin C dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, melindungi tubuh dari risiko infeksi.
2. Melindungi tubuh dari toksisitas logam berat
Ubi jalar ungu kaya akan sianidin dan peonidin, dua pigmen antosianin dengan sifat antioksidan. Antioksidan ini dapat membantu mengurangi risiko toksisitas dari residu logam berat. Arsenik, kadmium, dan merkuri adalah tiga logam yang biasa ditemukan dalam makanan yang kita makan. Mengonsumsi ubi ungu dapat menunjang sistem pencernaan dan melindungi tubuh dari keracunan makanan.
3. Menjaga keseimbangan gula darah
Ubi jalar ungu mengandung sejumlah gula alami. Meski indeks glikemiknya tergolong sedang, kandungan serat pada ubi ungu diduga memiliki kemampuan memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.
4. Dapat mengurangi risiko kanker
Beberapa senyawa dalam ubi ungu, termasuk antioksidan, dapat membantu mencegah atau melawan kanker, termasuk kanker usus besar dan payudara. Sel kanker yang diobati dengan ekstrak ubi jalar ungu tumbuh perlahan. Meski demikian, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk memanfaatkan ubi jalar ungu sebagai pengobatan dan pengobatan penyakit kanker.
5. Sebagai asupan serat
Ubi ungu dapat berperan dalam memenuhi kebutuhan serat. Bagian pati pada ubi ungu merupakan sejenis serat yang disebut pati resisten. Bakteri di usus besar resisten terhadap pati yang dapat difermentasi. Selama fermentasi ini, senyawa yang disebut asam lemak rantai pendek diproduksi.
Senyawa ini membantu meningkatkan kesehatan usus. Kandungan pati resisten berbeda-beda tergantung cara memasaknya. Rendemen pati resisten tertinggi diperoleh pada saat ubi jalar ungu dimasak kemudian didinginkan, tidak dipanaskan kembali.
6. Meningkatkan mood dan selera makan
Menempatkan ubi ungu sebagai camilan di piring mampu meningkatkan mood dan nafsu makan. Anda dapat mengolah nya dengan berbagai cara. Misalnya dikukus, lalu dihaluskan dan ditaburi keju. Ubi ungu juga bisa diolah dengan cara dipanggang.
7. Menjaga kesehatan organ hati dan ginjal
Ubi ungu khususnya dapat mendukung kesehatan hati dan ginjal. Hal ini terutama berlaku bagi penderita gangguan hati dan ginjal. Konsumsi ubi ungu sangat dianjurkan. Mungkin berkaitan dengan kesehatan sistem pencernaan, karena makan ubi ungu berdampak pada kesehatan organ tubuh lainnya. (mg19/ria)