RADARSOLO.COM - Konsumsi amoxicillin, sering dianggap solusi paling ampuh dan efektif untuk mengatasi gejala sakit tenggorokan dan kesulitan menelan. Faktanya, ada banyak penyebab peradangan atau sakit tenggorokan. Sehingga sebenarnya amoxicillin tidak selalu menjadi obat yang tepat.
Radang tenggorokan bisa disebabkan oleh iritasi atau infeksi kuman, termasuk virus, bakteri, atau jamur. Jika tidak ada kondisi medis lain, seperti melemahnya sistem kekebalan tubuh, sakit tenggorokan akibat infeksi virus biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 7 hingga 10 hari.
Namun jika masalahnya semakin parah atau bahkan sampai menimbulkan demam, kemungkinan sakit tenggorokan tersebut disebabkan oleh infeksi bakteri.
Efisiensi Amoxicillin untuk Radang Tenggorokan
Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri, antibiotik bisa menjadi pilihan untuk mengatasi radang tenggorokan. Amoxicillin adalah antibiotik yang bisa digunakan.
Streptococcus pyogenes merupakan salah satu bakteri penyebab sakit tenggorokan yang masih sensitif terhadap amoxicillin, sehingga obat ini mungkin efektif. Amoxicillin mengatasi sakit tenggorokan dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri, sehingga rasa sakitnya hilang.
Menggunakan amoxicillin untuk mengobati sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri dengan benar dapat mempercepat penyembuhan. Dengan cara ini, risiko penularan dan komplikasi, termasuk sinusitis, infeksi telinga, dan demam rematik, dapat dikurangi.
Namun, perlu Anda ingat, tidak boleh mengonsumsi amoxicillin sendiri tanpa anjuran dokter.
Cara Aman Konsumsi Amoksisilin untuk Sakit Tenggorokan
Amoxicillin untuk radang tenggorokan tersedia dalam berbagai bentuk, seperti tablet, kapsul, dan sirup. Amoxicillin sebaiknya dikonsumsi dengan benar sesuai aturan dan anjuran dokter agar nyeri tenggorokan dapat mereda secara maksimal.
Sesuai petunjuknya, berikut aturan penggunaan amoxicillin untuk sakit tenggorokan yang patut diperhatikan, dilansir dari aladokter:
• Gunakan amoxicillin sesuai dosis yang ditentukan oleh dokter. Dosis umumnya akan disesuaikan dengan usia dan tingkat keparahan sakit tenggorokan.
• Gunakan amoxicillin secara bersamaan agar antibiotik ini bekerja maksimal.
• Minumlah amoxicillin sampai habis, meski Anda sudah merasa lebih baik. Hal ini dilakukan agar infeksi bakteri dapat dihilangkan sepenuhnya.
Baca Juga: Apa Itu Tennis Elbow? Kenali Gejala dan Pertolongan Pertamanya
Efesiensi amoxicillin dalam pengobatan faringitis bakterial memang tidak diragukan lagi. Namun, beberapa efek samping mungkin masih terjadi seperti mual, muntah, sakit perut, dan diare.
Pada beberapa orang, penggunaan amoxicillin juga dapat menyebabkan reaksi alergi yang ditandai dengan munculnya ruam merah yang gatal, pembengkakan pada mulut dan mata, serta kesulitan bernapas. Untuk itu, segera temui dokter jika mengalami keluhan dan gejala tersebut. (mg19/ria)
Editor : Syahaamah Fikria