RADARSOLO.COM - BPJS Kesehatan sebagai pengelola program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selama satu dekade terus berinovasi. Terutama dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Indonesia.
Salah satu upaya yang saat ini tengah digencarkan yakni BPJS Keliling yang sebelumnya dikenal dengan layanan Mobile Customer Service (MCS).
BPJS Keliling merupakan layanan yang diluncurkan BPJS Kesehatan untuk memudahkan masyarakat dalam layanan administrasi. Terutama bagi masyarakat yang jauh dari Kantor BPJS Kesehatan.
Layanan BPJS Keliling pun berkesempatan hadir di PT Sari Warna Textile 2 Boyolali. Antusias karyawan sangat terlihat saat mengunjungi layanan tersebut.
Hal ini berkat kemudahan yang diberikan bagi karyawan pabrik setempat untuk mengakses layanan administrasi program JKN tanpa harus datang ke Kantor BPJS Kesehatan.
Ada pun layanan yang ditawarkan mulai dari pendaftaran, perubahan data dan perubahan kelas. Begitu juga perubahan fasilitas kesehatan, konsultasi dan informasi serta melakukan registrasi Mobile JKN.
Seperti diketahui keberadaan transportasi umum yang masing jarang. Begitu juga dengan berbagai kesibukan menjadi kendala yang kerap dihadapi para karyawan untuk datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Boyolali.
Kehadiran dari layanan BPJS Keliling pun langsung dirasakan oleh seluruh karyawan pabrik setempat. Seperti yang diungkapkan oleh Human Resource Development (HRD) PT Sari Warna Textile 2 Boyolali, Setyaningsih bahwa adanya BPJS Keliling memberikan kemudahan kepada karyawan pabrik.
“Saya turut mendukung program ini, karena adanya BPJS Keliling menjadikan karyawan tidak usah izin untuk keluar dari bekerja. Cukup berada di depan pabrik, karyawan kami bisa mendapatkan pelayanan administrasi program JKN,” ucap Setyaningsih, Selasa (7/11).
Lebih lanjut, Setyaningsih mengungkapkan, hadirnya BPJS Keliling juga bisa menghemat biaya yang harus dikeluarkan untuk datang ke Kantor BPJS Kesehatan.
Terlebih lagi bisa melakukan pengecekan keaktifan kepesertaan langsung di tempat. Begitu juga mengubah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Tak hanya bisa mengakses layanan perubahan data saja. Tetapi para karyawan memperoleh edukasi terkait berbagai layanan tanpa tatap muka yang bisa diakses oleh peserta JKN. Tanpa harus datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Boyolali.
“Saya juga menyarankan kepada karyawan, keluarga, dan saudara yang bekerja di pabrik untuk datang ke BPJS Keliling. Terlebih lagi sedang terjadwal di PT Sari Warna Textile 2 Boyolali,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali, Maya Susanti menyampaikan bahwa layanan BPJS Keliling dilaksanakan secara terjadwal. Mulai dari menyasar instansi pemerintah, fasilitas kesehatan, pusat perbelanjaan hingga kantor desa.
Termasuk beberapa titik startegis agar masyarakat bisa menjangkau layanan sehingga memudahkan bagi mereka yang memiliki jarak jauh untuk datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Boyolali.
“Melalui kegiatan ini menjadikan masyarakat merasakan kemudahan dalam pengurusan administrasi kepesertaan JKN. Layanan BPJS Keliling adalah salah satu layanan yang sangat mudah dijangkau oleh masyarakat. Termasuk bagi karyawan di lingkungan PT Sari Warna Textile 2 Boyolali,” ucap Maya.
Maya mengungkapkan, dengan menempatkan layanan BPJS Keliling di depan pabrik menjadikan yang mengakesnya tidak hanya karyawan PT Sari Warna Textile 2 Boyolali saja. Tetapi juga masyarakat umum bisa memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memastikan kepesertaan JKN-nya aktif. Termasuk berbagai informasi yang dibutuhkan peserta JKN.
“Saya sudah berpesan untuk BPJS Keliling ini bukan hanya untuk karyawan pabrik saja. Melainkan juga masyarakat di sekitar pabrik. Apabila memang dirasa lebih dekat jangkauannya daripada jarak antara rumah dengan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Boyolali,” ucapnya.
Maya menegaskan, BPJS Keliling merupakan layanan jemput bola untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses program JKN. Maka itu tidak perlu lagi datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Boyolali hanya untuk melakukan perubahan data atau pengurusan administrasi lainnya. (ren)
Editor : Damianus Bram