RADARSOLO.COM - Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan salah satu penyakit gangguan mental yang menyebabkan penderitanya mengalami implusif dan hiperaktif.
Penyakit ini bisa terdeteksi pada anak sebelum berusia 7 sampai 12 tahun.
Penyakit ini terjadi pada masa pertumbuhan anak, maka orang tua harus waspada dan peka jika ada perubahan pada anak.
Menurut Halodoc berikut ini adalah beberapa ciri anak yang mengidap ADHD.
Berperilaku implusif
Implusif pada anak ditandai dengan emosi yang kuat pada anak dan tidak bisa mengendalikan dirinya, bertindak sesuai kemauannya tanpa memikirkan resikonya dibelakang. Anak yang sering memotong pembicaraan juga merupakan ciri ciri pengidap ADHD.
Hiperaktif
Sebagian orang beranggapan bahwa anak yang aktif adalah anak yang sehat, namun orang tua juga harus mewaspadai apabila anak terlalu aktif. Hal ini terjadi seperti saat anak selalu bergerak tanpa arah, tidak bisa diam, lari larian dan bahkan gelisah. Siapa sangka hal tersebut merupakan ciri-ciri anak pengidap ADHD dan harus diwaspadai.
Inatentif
Pada ciri ini anak cenderung kurang fokus terhadap kegiatan yang sedang dilakukan, kelihatan tidak mendengarkan saat diajak berbicara, bahkan seringnya anak kehilangan barang adalah ciri anak mengidap ADHD.
Jika beberapa ciri diatas terjadi pada anak, maka orang tua harus waspada dan mengerti cara mengatasinya. Orang tua bisa membiasakan anak untuk mengontrol gejala terjadinya ADHD pada anak dan membiasakannya untuk hidup sehat. apabila sudah terjadi secara berlebihan, orang tua bisa mengkonsultasikannya ke tenaga kesehatan. (nda)
Editor : Nindia Aprilia