Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Berstandar Internasional, Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Kota Solo Bisa Layani Pasien dari berbagai Daerah

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 28 November 2023 | 02:34 WIB
Peletakan batu pertama RS Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo Technopark, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Senin (27/11/2023).
Peletakan batu pertama RS Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo Technopark, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Senin (27/11/2023).

RADARSOLO.COM- Layanan fasilitas kesehatan di Kota Solo semakin komplet.

Terbaru, pemerintah meresmikan pembangunan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Solo Technopark, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Senin (27/11/2023).

Peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Berikutnya Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdullah Salem Obeid Al Dhaheri, dan Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa.

Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana menyampaikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo, Pemerintah Uni Emirat Arab, dan Pemkot Solo yang telah merealisasikan pembangunan rumah sakit seluas 2 hektare tersebut.

Dikatakan Nana Sudjana, hingga kini, Jawa Tengah memang masih membutuhkan layanan kesehatan khusus kardiologi.

Sebab, saat ini hanya memiliki 15 layanan jantung invasif atau cathlab yang sudah terkoneksi dengan layanan BPJS Kesehatan.

"Ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya, mengingat tadi disampaikan pak menkes, bahwa banyak masyarakat kita yang meninggal karena jantung dan stroke," beber Nana Sudjana.

Penyakit jantung dan stroke, lanjut dia, membutuhkan kecepatan penanganan.

Maka, semakin banyak fasilitas kesehatan yang menangani jantung, semakin besar pula peluang pasien untuk selamat.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan, Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia berstandar internasional. Sehingga, bisa melayani pasien dari berbagai daerah.

Saat ini yang perlu disiapkan adalah tenaga dokter spesialis jantung.

Pihaknya menginginkan ada tenaga dokter permanen yang praktik di rumah sakit tersebut.

“Izin dokter spesialis itu ada di pemerintah daerah. Saya titip ke pak wakil wali kota dan pak Pj gubernur Jateng,” pesan Nana Sudjana.

“Kalau bisa dicarikan lulusan terbaik dari Kota Solo agar mau bekerja secara full time di rumah sakit ini. Karena mayoritas rumah sakit kita dokternya tidak permanen," imbuh Pj Gubernur Jateng. (*/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#jantung #menkes #store #pj gubernur jateng #Nana Sudjana #budi gunadi #Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia