Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Kena Asam Lambung, Ini Daftar Makanan yang Ramah Dikonsumsi

Kabun Trianto • Minggu, 17 Desember 2023 | 16:35 WIB
Ilustrasi penderita asam lambung.
Ilustrasi penderita asam lambung.

RADARSOLO.COM-Asam lambung terjadi saat isi lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar di dada yang dapat menjalar ke tenggorokan.

Jika asam lambung naik terjadi lebih dari dua kali seminggu, bisa jadi Anda mengidap penyakit refluks gastroesofageal (GERD), dimana memengaruhi sekitar 20 persen orang di AS.

Gejala tersebut meliputi rasa terbakar di dada, sensasi asam di mulut, dan menyebabkan muntah.
Penyakit GERD juga dapat menyulitkan penderita menelan atau bernapas.

Asam lambung terjadi ketika sfingter esofagus bagian bawah (LES) melemah atau tidak menutup dengan baik.

Beberapa faktor pemicu naiknya asam lambung yaitu, makanan asam, makanan tinggi lemak terutama yang digoreng, makanan pedas, konsumsi berlebihan.

Berikutnya penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin, ibuprofen, obat tekanan darah, dan obat penenang.

Kebiasaan merokok juga menjadi faktor risiko yang dapat memicu refluks asam atau asam lambung.

Walaupun ada makanan dan minuman tertentu yang bisa menyebabkan naiknya asam lambung, terdapat juga makanan dan minuman yang dapat membantu dalam mengurangi gejalanya dilansir dari MedicineNet.

Oatmeal dan Gandum Utuh

Oat dan jenis biji-bijian lain, termasuk roti gandum dan beras merah, mengandung serat sehat yang dapat meningkatkan fungsi pencernaan.

Konsumsi biji-bijian utuh juga berkontribusi pada rasa kenyang yang lebih lama, sekaligus membantu mengurangi risiko makan berlebihan.

Jahe

Jahe memiliki sifat alami antiinflamasi yang dapat mengurangi gejala refluks asam, dan sering digunakan oleh banyak orang untuk meredakan sakit perut serta masalah pencernaan.

Daging tanpa lemak

Daging tanpa lemak, seperti ayam, kalkun, dan beberapa jenis ikan, memiliki kadar lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan varian daging lainnya, sehingga dapat membantu mengurangi gejala naiknya asam lambung

Sayuran

Sayuran, terutama yang memiliki warna hijau seperti brokoli, kacang hijau, asparagus, dan jenis sayuran berdaun hijau lainnya, membantu untuk mengurangi tingkat asam lambung sehingga membantu mengatasi masalah refluks asam.

Buah non-sitrus

Jeruk dan buah-buahan asam lainnya dapat memicu peningkatan asam lambung, sementara buah-buahan non-sitrus seperti pisang dan melon dapat membantu dalam mengurangi gejalanya.

Pisang memberikan lapisan pelindung pada kerongkongan, mengurangi kemungkinan iritasi, sementara melon yang kaya akan magnesium, dapat berperan dalam menetralkan asam lambung, mirip dengan beberapa antasida yang dijual bebas.

Teh Herbal

Teh hijau dan hitam mengandung kafein seperti kopi, akibatnya dapat menjadi pemicu gejala naiknya asam lambung. Sebaliknya, beberapa varian teh herbal, seperti kamomil, jahe, dan licorice, dapat memberikan bantuan dalam meringankan gejala asam lambung.

Susu Nabati

Konsumsi susu sapi penuh lemak dapat menjadi pemicu naiknya asam lambung dan sulit dicerna oleh penderita refluks asam maupun penderita GERD. Sebagai alternatif, jenis susu nabati tertentu dapat membantu mengurangi hal tersebut.

Misalnya, susu almond memiliki sifat basa yang dapat menurunkan tingkat keasaman lambung dan meredakan gejala. Selain itu, susu kedelai bisa menjadi opsi yang lebih rendah lemak daripada susu sapi.

Air Kelapa
Kadungan elektrolit dalam air kelapa dapat meningkatkan pH tubuh, sehingga membantu mengontrol refluks asam/asam lambung. (*/bun)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#asam lambung #makanan asam #kerongkongan