RADARSOLO.COM - Puasa Ramadhan yang merupakan bulan penuh kemuliaan bagi umat muslim, juga bisa jadi momen pas untuk mereka yang ingin memulai diet.
Diet di bulan puasa jadi waktu yang tepat. Sebab, saat puasa tubuh mengalami defisit kalori.
Sehingga bisa jadi alternatif cara bagi yang ingin turun berat badan.
Namun demikian, diet untuk turun berat badan tak hanya cukup dilakukan dengan pola pikir, asal menahan rasa lapar dan dahaga selama puasa.
Anda pun harus tetap menerapkan pola makan yang baik dan sehat saat puasa.
Termasuk memperhatikan kandungan nutrisi dan jenis makanan yang dikonsumsi saat buka puasa maupun sahur.
Berikut tips menjalani diet saat puasa agar tetap aman dan sukses turun berat badan, dilansir dari JawaPos.com:
1. Jangan abaikan sahur
Sahur selain menjadi bagian dari sunnah, juga tahapan penting untuk proses menurunkan berat badan.
Bukan asal kenyang agar kuat berpuasa siang harinya, porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur juga penting untuk diatur.
Makanlah yang cukup dan tak berlebihan. Sehingga tubuh tetap nyaman saat menjalani aktivitas selama puasa.
Mengabaikan atau melewatkan sahur justru akan menyebabkan lapar berlebih di siang hari.
Sehingga saat buka puasa, ada keinginan untuk "balas dendam" dengan makan dengan porsi berlebih dan sembarangan.
2. Pilih bahan makanan yang tepat
Jaga pola makan saat puasa salah satunya bisa dilakukan dengan memilih bahan makanan yang sehat.
Hindari bahan makanan yang mengandung minyak.
Dan, konsumsi makanan dengan lebih banyak kandungan protein maupun serat agar tubuh lebih lama kenyang.
Beberapa makanan, seperti telur rebus, dada ayam bakar, tahu kukus adalah beberapa contoh lauk sehat.
Kombinasikan dengan sayur kesukaan untuk pemenuhan serat harian.
Ganti karbohidrat kompleks seperti nasi dan tepung dengan sumber karbohidrat lain, seperti:
- Kentang
- Jagung
- Buncis
- Umbi-umbian
- Nasi merah, dll
3. Hindari makanan dan minuman manis
Berbukalah dengan yang manis. Tentu kata-kata ini sudah sering didengar saat puasa.
Namun, baginyang sedang diet disarankan untuk mengurangi makan dan minuman manis.
Jika ingin makan yang manis-manis dan segar, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan berair. Seperti melon, semangka, mangga, dan jeruk.
4. Hindari makanan berminyak seperti gorengan
Makan gorengan dan sejenisnya saat buka puasa, memang nikmat.
Namun perlu diingat, saat diet salah satu kuncinya adalah defisit kalori.
Gorengan mengandung lemak jahat dan tinggi kalori.
Untuk camilan, gantilah dengan aneka buah.
Serta untuk lauk, olah bahan makanan yang biasa digoreng dengan cara dikukus atau direbus.
5. Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Meski berpuasa, pastikan untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh.
Konsumsi air yang cukup akan membantu dalam proses penurunan berat badan.
Untuk kebutuhan cairan orang dewasa yakni 2 liter atau sekitar 8–10 gelas air per hari.
Atur jadwal minum air putih saat buka puasa, jeda antara buka dengan sahur, serta saat sahur.
Hindari minum minuman berkafein, minuman manis, minuman bersoda yang menambah asupan kalori.
Air kelapa atau Infused water dari berbagai buah dan sayur bisa menambah kebutuhan elektrolit tubuh secara alami dan aman.
Baca Juga: Viaduk Gilingan Ditutup, Hindari Titik-Titik Macet Ini
6. Hindari makan makanan ultra proses (junk food)
Hindari makanan ultra proses atau junk food saat menjalani diet selama puasa.
Junk food telah mengalami berbagai proses pemanasan, penambahan bahan pengawet, dan proses masak berulang-ulang, yang akan menghilangkan nutrisi dari makanan.
Makanan junk food hanya akan memberikan kalori tinggi dengan minim nutrisi.
Makanan segar yang diolah dirumah tetap menjadi pilihan paling baik.
7. Tetap beraktivitas dan olahraga ringan
Puasa bukan jadi alasan untuk bermalas-malasan untuk menjalankan aktivitas maupun berolahraga.
Di sisi luasa juga menjadi waktu yang tepat untuk membakar kalori lebih mudah.
Tetap lakukan aktivitas sehari-hari dengan wajar, seperti sekolah, bekrja, bersih-bersih rumah, dll.
Menjalankan puasa juga bisa tetap sambil lakukan olahraga agar tubuh membakar kalori.
Pilih olahraga ringan, seperti jalan kaki atau yoga.
Anda bisa lakukan olahraga di waktu jelang buka puasa atau 1-2 jam setelah sahur. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria