Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Suntik Vitamin C Bisa Bikin Puasa Batal atau Tidak? Ini Penjelasannya

Syahaamah Fikria • Sabtu, 16 Maret 2024 | 05:18 WIB
Ilustrasi vitamin C.(ANTARA)
Ilustrasi vitamin C.(ANTARA)

RADARSOLO.COM - Suntik vitamin C banyak dilakukan untuk alasan kesehatan. Seperti demi mendapat manfaat antioksidan, kekebalan tubuh, dan lainnya.

Ya, suntik vitamin C diyakini punya banyak manfaat untuk tubuh.

Dilansir dari halodoc, kandungan vitamin C yang disuntikkan memiliki antioksidan kuat untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain itu, juga untuk kekebalan tubuh, membantu tubuh melawan infeksi, dan mempercepat penyembuhan luka.

Vitamin C juga berperan penting dalam penyerapan zat besi oleh tubuh, yang merupakan nutrisi penting untuk kesehatan darah dan energi tubuh secara keseluruhan.

Untuk tahap lanjut, suntik vitamin C biasa dilakukan satu kali dalam sebulan.

Lantas, bagaimana suntik vitamin C yang dilakukan di bulan puasa Ramadhan? Apakah suntik vitamin C bisa membatalkan puasa?

Pada prinsipnya, puasa akan batal apabila makan dan minum secara sengaja.

Untuk suntik vitamin C sendiri, masih menjadi menjadi perdebatan.

Beberapa ulama berpendapat, melakukan suntik atau injeksi dapat membatalkan puasa jika bertujuan menggantikan makanan dan minuman.

Misalnya pada kasus muntah berat atau diare yang memerlukan infus cairan sebagai pengganti nutrisi yang hilang, maka puasa yang dilaksanakan akan batal.

Namun, jika infus atau suntik vitamin C dilakukan untuk menjaga stamina tubuh, hal tersebut tidak membatalkan puasa.

Artinya, suntikan intravena atau subkutan yang mengandung vitamin dan zat lain untuk tujuan pengobatan, tidak akan membatalkan puasa.

Tapi, jika tindakan suntik vitamin C bertujuan memberikan nutrisi atau menggantikan makan dan minum, huku puasanya menjadi batal.

Bagi yang masih ragu apakah suntik vitamin C bisa membatalkan puasa atau tidak, ada beberapa alternatif solusi yang bisa dilakukan.

Pertama, Anda bisa bertanya atau berkonsultasi dengan ahli agama atau dokter untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut sesuai dengan hukumnya.

Kedua, alternatif paling aman dan mudah adalah melakukan suntik vitamin C setelah waktu berbuka puasa.

Sehingga Anda tak perlu ragu dan takut lagi puasanya akan batal atau tidak. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#puasa #vitamin c #suntik vitamin c #Kekebalan Tubuh #antioksidan