RADARSOLO.COM - Menjalani puasa Ramadhan satu bulan penuh, bagi sebagian orang mungkin jadi tantangan berat. Termasuk anak-anak yang baru belajar untuk berpuasa.
Tak jarang anak mengalami gejala kesehatan, seperti demam, di tengah-tengah menjalani puasa.
Hal ini tentu membuat orang tua khawatir.
Meski belum tentu hal itu merupakan tanda penyakit serius pada anak. Namun, gejala kesehatan seperti demam ini memang harus segera diatasi.
Sehingga si kecil kembali sehat dan bisa menjalani puasa dengan baik dan lancar.
Lantas, bagaimana cara efektif mengatasi anak yang mengalami demam saat berpuasa?
Cara Atasi Anak Demam saat Puasa
Demam pada anak belum tentu akibat dari penyakit serius.
Demam merupakam tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang melawan infeksi yang berasal dari virus atau bakteri.
Berikut beberapa cara untu mengatasi anak demam saat puasa, dilansir dari halodoc:
1. Kompres dengan Air Hangat
Saat anak mengalami demam, kompres dengan handuk yang telah dimasukkan air hangat.
Letakkan handuk di lipat ketiak dan lipat selangkangan selama 10 hingga 15 menit.
Kompres air hanya ini bisa membantu menurunkan demam, karena panas yang keluar lewat dari pori-pori kulit melalui proses penguapan.
Tidak direkomendasikan untuk melakukan kompres dengan air dingin.
Sebab, hal itu justru dapat meningkatkan pusat pengatur suhu hipotalamus.
Mengakibatkan badan menggigil dan terjadi kenaikan suhu tubuh karena pembuluh darah mengecil.
2. Jangan Gunakan Selimut
Tak sedikit yang berpikir untuk menutupi seluruh tubuh anak yang sedang demam dengan selimut tebal, agar tak kedinginan dan segera berkeringat.
Faktanya, dianjurkan untuk tak menyelimuti anak saat demam.
Sebaliknya, pakaiakan baju yang berbahan tipis.
Tujuannya agar panas dalam tubuh lebih mudah keluar dari dalam kulit.
Namun, jika anak merasa kedinginan dan menggigil, berikanlah selimut yang tipis agar tubuh menjadi hangat.
3. Kontrol suhu ruangan
Kontrol suhu ruangan tempat si kecil. Pastikan suhunya tidak terlalu panas atau terlalu dingin.
Suhu ruangan yang terlalu panas akan menyulitkan proses penurunan demam pada anak.
4. Banyak Minum Air Putih
Demam berkepanjangan bisa menyebabkan dehidrasi.
Jika sudah memasuki waktu berbuka puasa, segera berikan banyak air putih untuk si kecil.
Sehingga tubuh tidak mengalami dehidrasi.
Tetap pastikan anak memenuhi kebutuhan cairan meski sedang puasa.
Cara paling sederhana, berikan minimal delapan gelas air putih per hari, yang bisa diatur jadwalnya mulai waktu buka puasa, malam hingga sahur.
5. Beri Obat Penurun Panas
Jika kondisi anak sudah benar-benar tidak kuat, batalkan puasanya. Segera berikan makan dan obat penurun panas.
Obat penurun panas bisa menurunkan suhu tubuh dan membuat anak merasa lebih nyaman.
Pilih Paracetamol untuk pertolongan pertama membantu turunkan demam dan menghilangkan nyeri anak. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria